Gudang Garam Bagi Dividen Rp 250

Gudang Garam Bagi Dividen Rp 250

- detikFinance
Sabtu, 21 Jun 2008 15:15 WIB
Gudang Garam Bagi Dividen Rp 250
Kediri - Perusahaan rokok terbesar kedua di Indonesia, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) membagikan dividen Rp 250 per saham kepada pemegang sahamnya. Total dividen itu mencapai Rp 481,022 miliar atau sekitar 33% dari perolehan laba bersih tahun 2007 sebesar Rp 1,443 triliun.

Demikian hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) GGRM yang berlangsung Hotel Grand Surya, Jalan Dhoho, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (21/6/2008).

Kinerja laba bersih GGRM tahun 2007 membaik dibandingkan tahun 2006 yang sempat turun menjadi Rp 1,007 triliun dari tahun 2005 yang sebesar Rp 1,889 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah sempat mengalami penurunan laba pada tahun lalu, PT Gudang Garam Tbk sebagai perusahaan rokok terbesar di Indonesia berhasil kembali meningkatkan penjualan produknya yang tahun 2007 mencapai Rp 28,158 triliun.

Dalam jumpa pers yang dihadiri Heru Budiman selaku Corporate Sekretary, Edianto selaku Direktur Pemasaran, Heri Susianto selaku Direktur Keuangan, Istata selaku Staf Ahli dan Slamet Budiono selaku Kepala Divisi bagian Hubungan Masyarakat, disampaikan, jika keberhasilan mencatatakan laba bersih yang meningkat karena adanya kerja keras dari seluruh karyawan.

Karena peningkatan laba tersebut, tahun ini Gudang Garam tak akan meluncurkan produk baru, guna mendongkrak penjualan. "Ini adalah hasil dari kerja keras, dan merupakan kado yang istimewa di tengah ulang tahun emas perusahaan," kata Heru Budiman.

Heru menjelaskan, dengan meningkatnya kenaikan laba bersih, GGRM tahun ini tidak akan meluncurkan produk baru."Surya Slim yang kami luncurkan tahun lalu sebagai pendongkrak penjualan, kami syukuri karena diterima dengan baik oleh masyarakat. Dan tahun ini, kami akan terus berupaya bagaimana rokok rendah tar dan nikotin ini dapat semakin digemari masyarakat," lanjutnya.

Heru menegaskan keputusan untuk tidak meluncurkan produk baru pada tahun ini, bukan berarti GGRM akan mencoba beralih menekuni bisnis lain. "Sampai detik ini belum terpikirkan oleh kami untuk melakukan bisnis expantion. Kami masih fokus untuk meningkatkan penjualan rokok slim dan SKT," kata Heru. (fat/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads