Pada penutupan perdagangan saham Senin (23/6/2008) IHSG turun 9,032 poin (0,38%) menjadi 2.362,744.
Pelemahan IHSG mengikuti bursa kawasan sore ini seperti Hang Seng turun 0,13%, Seoul turun 0,89%, Nikkei turun 0,61%, Shanghai turun 2,52%, STI Singapura turun 0,66% yang mengikuti pelemahan di Wall Street akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku pasar mengantisipasi jauh-jauh hari angka inflasi Juni yang diprediksi mengalami peningkatan signifikan pasca kenaikan BBM 24 Mei lalu.
Sidang the Fed yang akan berlangsung 24-25 Juni juga mulai diantisipasi karena akan menentukan kemana arah suku bunga Fed dan imbasnya ke suku bunga Indonesia.
Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 45.137 kali, dengan volume 2,848 miliar saham, senilai Rp 4,695 triliun. Sebanyak 52 saham naik, 136 saham turun dan 61 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Indosat (ISAT) turun Rp 100 menjadi Rp 6.000, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 175 menjadi Rp 4.725, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 125 menjadi Rp 2.350, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 50 menjadi Rp 2.625 dan Astra Internasional (ASII) turun Rp 250 menjadi Rp 19.450.
Sedangkan saham-saham yang masih bisa naik harganya antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 550 menjadi Rp 30.250, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 50 menjadi Rp 8.500 dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 350 menjadi Rp 14.000.
(ir/qom)










































