Bank of India Ambil 76% Rights Issue Bank Swadesi

Bank of India Ambil 76% Rights Issue Bank Swadesi

- detikFinance
Rabu, 25 Jun 2008 13:13 WIB
Bank of India Ambil 76% Rights Issue Bank Swadesi
Jakarta - Untuk mempertahankan jumlah sahamnya di Bank Swadesi, pihak Bank of India memastikan akan melakukan eksekusi 424,08 juta saham (76%) dalam penerbitan saham terbatas (rights issue) Bank Swadesi pada Juli mendatang.

"Bank of India akan tetap mempertahankan porsi kepemilikan sahamnya di Swadesi. Untuk itu mereka akan mengeksekusi 76% rights issue kami," ungkap Direktur Utama BSWD, Lisawati, usai RUPS Tahunan di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (25/6/2008).

Dalam RUPS itu, pemegang saham BSWD menyetujui rencana rights issue dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) yang akan dilaksanakan pada 9 hingga 15 Juli 2008.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham baru yang akan dilepas sebanyak 558 juta saham, atau 180% lebih banyak dari jumlah saham BSWD dalam Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh yang sebanyak 310 juta saham. Nilai 310 juta saham tersebut setara dengan Rp 62 miliar.

"Setelah rights issue, jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh kami akan sebanyak 858 juta saham atau sebesar Rp 173,6 miliar," ujar Corporate Secretary BSWD, Soeroso.

Harga per saham rights issue tersebut dipatok sebesar Rp 250. Dengan demikian total dana yang akan diperoleh perseroan dari rights issue akan sebesar Rp 139,5 miliar.

"Kami menunjuk salah satu shareholders kami, PT Panca Mantra Jaya sebagai pembeli siaga (standby buyers)," ujar Lisawati.

Sebagaimana telah dijelaskan di atas, Bank of India telah memastikan akan tetap mempertahankan porsi kepemilikan sahamnya di BSWD sebesar 76%. Oleh karena itu, dalam rights issue tersebut, Bank of India harus mengeksekusi 76% saham baru tersebut atau setara dengan 424,08 juta saham baru.

Jika harga saham rights issue dipatok Rp 250 per lembar, maka dana yang harus dikeluarkan Bank of India untuk eksekusi tersebut sebesar Rp 106,02 miliar. Dengan demikian setelah rights issue, Bank of India akan memiliki 659,68 juta saham BSWD, dari sebelumnya 235,6 juta saham.

"Jadi kepemilikan Bank of India tidak akan terdilusi," jelas Lisawati.

Sementara itu, Soeroso mengatakan dengan asumsi dua pihak lainnya tidak melakukan eksekusi dalam rights issue tersebut, maka sisa saham baru akan dieksekusi oleh PT Panca Mantra Jaya selaku pembeli siaga.

"Jika publik dan Prakash tidak melakukan eksekusi maka kepemilikan saham PT Panca Mantra Jaya akan meningkat menjadi 21,53% dari sebelumnya 17,09%," ulas Soeroso.

Dengan asumsi tersebut, setelah rights issue komposisi kepemilikan saham di BSWD akan menjadi Bank of India 76%, PT Panca Mantra Jaya 21,53%, publik akan terdilusi menjadi 1,89% dan Prakash Rupchand Chogani juga terdilusi menjadi 0,58%.

Sementara mengenai dana perolehan rights issue sebesar Rp 139,5 miliar akan digunakan seluruhnya untuk penyaluran kredit BSWD di tahun 2008.

"Tahun ini kami menargetkan penyaluran kredit sebesar Rp 957 miliar. Hingga saat ini sudah tersalurkan sebesar Rp 730 miliar," ujar Lisawati.

Komposisi penyaluran kredit BSWD tahun ini masih fokus di kredit UKM, sekitar 50%. Namun tahun ini, BSWD berencana meningkatkan penyaluran kreditnya ke sektor pertambangan dan perkebunan.

"Terutama di pertambangan, karena sudah ada sekitar 10 calon investor pertambangan dari India yang berminat investasi di Indonesia dengan menggunakan fasilitas kredit kami. Jumlahnya masih sedikit, tapi akan kami tingkatkan di tahun-tahun mendatang," ujar Soeroso.

(dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads