Review IHSG: Lower But Slower

Review IHSG: Lower But Slower

- detikFinance
Rabu, 25 Jun 2008 16:38 WIB
Review IHSG: Lower But Slower
Jakarta - IHSG turun tajam pada perdagangan Rabu (25/6/2008). Pencatatan saham Verena Oto Finance tak mampu memberikan daya dorong untuk penguatan IHSG lebih lanjut.

Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:

Bursa Indonesia pada perdagangan hari ini mengalami koreksi yang cukup dalam sekitar 1% dan ditutup dilevel 2341,3. Level 2350 yang selama ini menjadi support kuat indeks berhasil ditembus namun dengan volume yang tidak signifikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perdagangan hari ini lebih sepi dari perdagangan kemarin, dimana Trading Value hanya mencapai setengah kali rata-rata harian. Trading Value hari ini hanya sekitar Rp2,6 triliun dengan volume perdagangan hanya 1,88 miliar lembar. Sepinya perdagangan hari ini diperkirakan karena investor masih wait and see atas keputusan The Fed yang diperkirakan akan menahan suku bunga di level 2%.

Top Loser hari ini berasal dari sektor mining dan agri. Coal player stocks seperti BUMI (-0,6%), PTBA (-2,7%), ITMG (-2,7%) dan INDY (-2,8%) mengalami koreksi setelah pekan kemarin menguat signifikan. Begitu juga dengan CPO player seperti AALI (-6,2%), UNSP (-2%), LSIP (-3,7%) dan SGRO (-1,8%). Telco's seperti ISAT (-1,6%), TLKM (-2,6%) dan BTEL (-3,6%) juga kembali terkoreksi. VRNA yang listing hari ini mengecewakan investor dengan melemah 17 poin (17%) ke level 83 pada aksi perdananya.

Sementara pada Top Gainer, BBRI (+1%) dan BBCA (+2,1%) kembali unjuk gigi setelah tertekan selama 3 pekan terakhir. Disusul ASII (+0,5%) dan BTON (20,2%).

Meski support triangle 2350 tertembus,tipisnya volume hari ini tidak dapat dijadikan konfirmasi terjadinya koreksi lebih lanjut. Kami memperkirakan indeks esok akan menguat dan mengalami teknikal rebound seiring sentimen positif yang akan dibawa dari hasil meeting The Fed. Beberapa blue chip yang sempat tidur seperti BUMI, PGAS dan ASII diperkirakan akan bergerak menguat pada perdagangan esok.

(qom/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads