"Berdasarkan hasil RUPS dan melihat kondisi sekarang, rencana IPO dipastikan tidak jadi tahun ini," ungkap Direktur Utama Indonesia Power, Tonny Agus Mulyantono saat dihubungi detikFinance, Kamis (26/6/2008).
Sebelumnya, anak usaha PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ini berencana melakukan IPO tahun ini. Namun sebagaimana diungkapkan Tonny, rencana tersebut tidak jadi dilakukan tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tonny juga belum berani menyebutkan berapa jumlah saham yang akan dilepas dan target dana yang akan diperoleh dari IPO.
"Nilainya jangan sekarang lah. Masih kami hitung dan persiapkan," elak Tonny.
Hingga saat ini Indonesia Power memiliki kapasitas 9.000 MW. Rencananya hingga akhir tahun 2010 akan ada penambahan kapasitas 3200 MW yang termasuk dalam program 10.000 MW dengan investasi per 1 MW mencapai US$ 1.300.
"Saat kami masih fokus pada kesiapan pembangkit dan energi primer dahulu, seperti proyek pembangkit Tarahan 2x100 MW," jelas Tonny. (dro/ir)











































