Dicopot dari Komut Semen Gresik, Rizal Ramli Tuding SBY

Dicopot dari Komut Semen Gresik, Rizal Ramli Tuding SBY

- detikFinance
Jumat, 27 Jun 2008 13:14 WIB
Dicopot dari Komut Semen Gresik, Rizal Ramli Tuding SBY
Jakarta - Rizal Ramli menunding keputusan pemegang saham PT Semen Gresik Tbk (SMGR) yang mencopot dirinya sebagai komisaris utama perseroan karena adanya intervensi politik Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Penilaian pemegang saham yang mengatakan kami tidak searah dengan etika Komisaris Utama hanya merupakan kamuflase dari intervensi politik pemerintah SBY," tegas Rizal dalam pernyataan tertulisnya usai RUPSLB Semen Gresik di Hotel Gran Melia, Jakarta, Jumat (27/6/2008).

Rizal mengatakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seharusnya steril dari kepentingan politik pemerintah. Menurutnya, BUMN seharusnya dikelola demi kepentingan rakyat dan negara, bukan kepentingan politik penguasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pencopotan ini merupakan langkah yang tidak etis dan tidak profesional dari pemerintah SBY," lugas Rizal.

Ramli menegaskan bahwa gerakan moral dan intelektual yang dilakukan olehnya, tidak berkaitan dengan kinerja profesional dirinya dalam SMGR.

"Perbedaan pendapat kami dengan Menneg BUMN Sofyan Djalil tidak berkaitan dengan kinerja profesional kami di SMGR. Tidak ada dampak negatif dari aktifitas kami di luar dengan kinerja SMGR," jelas Ramli.

Menurut Ramli, justru sepanjang tahun 2007, semasa ia menjabat masuk ke SMGR, BUMN semen tersebut mencapai kinerja terbaik sepanjang sejarah berdirinya perusahaan.

"Sebelum kami masuk SMGR, enterprise value SMGR masih di bawah Indocement dan Holcim. Justru setelah kami berada dalam SMGR, perusahaan ini bisa mencetak kinerja terbaik," tukas Rizal.

Rizal menegaskan, kekhawatiran bahwa aktivitas intelektual yang dilakukan olehnya di luar SMGR akan menggangu kinerja perusahaan, dianggap sangat berlebihan.

"Jadi sangat jelas kelihatan disini, bahwa pemerintah SBY tidak memberikan ruang bagi perbedaan pendapat, walaupun kami telah bekerja secara profesional," tegas Rizal. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads