"September nanti kami akan menghadirkan Harvey Nichols di Grand Indonesia. Sebelumnya, pada Agustus kami akan memindahkan Debenhams Plaza Indonesia ke Mal Karawaci," ujar Investor Relations MAPI, Ratih D Gianda, usai RUPS Tahunan di hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat (27/6/2008).
Kabarnya, pemindahan lokasi Debenhams terkait rencana perseroan menghadirkan departemen store kelas atas baru bernama Harvey Nichols di Grand Indonesia. Tujuannya agar tidak bersaing head to head dengan Debenhams yang letaknya saling berseberangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemindahan Debenhams, karena memang kebutuhan space di Plaza Indonesia tidak mencukupi. Mal Karawaci bisa menyediakan space yang cukup besar, sekitar 15 ribu meter persegi, sedangkan space di Plaza Indonesia hanya tersedia sekitar 4 ribu meter persegi," tampiknya.
Sementara itu, Harvey Nichols yang akan dibuka di Grand Indonesia mengambil lahan seluas 9.500 meter persegi. Sayangnya, Ratih enggan membeberkan investasi yang akan dihabiskan perseroan, baik untuk memindahkan Debenhams maupun membuka Harvey Nichols.
Namun, anggarannya termasuk dalam belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan tahun ini yang sebesar Rp 275 miliar. Seluruh dana capex berasal dari kas internal perusahaan.
"Kalau target penjualan Harvey Nichols sejak dibuka September nanti hingga akhir tahun, sekitar Rp 60 miliar," ungkap Ratih.
Selain itu, anggaran capex akan digunakan untuk menambah jumlah gerai-gerai yang lisensinya dipegang perseroan.
"Tahun ini kami berencana menambah 122 gerai lagi. Sejak Januari hingga Mei, kami sudah membuka 23 gerai. Jadi masih 99 lagi," ujar Ratih.
Hingga akhir tahun 2007, jumlah gerai yang dimiliki MAPI sebanyak 669 unit. Jadi hingga akhir tahun ini, MAPI akan memiliki 791 gerai, terdiri dari 2 department store, 34 toko sports, 26 toko fashion & lifestyle, 6 toko kids dan 31 toko food & beverages seperti Starbucks, Burger King, dan sebagainya.
"Dengan beberapa rencana tersebut, kami menargetkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih sebesar 20-25% tahun ini," ujar Ratih.
Tahun lalu, MAPI membukukan penjualan sebesar Rp 3,9 triliun dan laba bersih sebesar Rp 115,43 miliar.
Dividen
Mengenai hasil RUPS Tahunan yang baru saja selesai dilaksanakan, pemegang saham menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 19,09 miliar atau setara dengan Rp 11,5 per saham. Jumlah tersebut setara dengan 16,5% dari perolehan laba bersih tahun 2007.
"Rencananya dibagikan pada 8 Agustus 2008. Sisa laba bersih Rp 5 miliar dialokasikan sebagai dana cadangan, dan Rp 91,339 miliar sebagai laba ditahan," ujar Ratih. (dro/ir)











































