Jalan IHSG Belum Mulus

Jalan IHSG Belum Mulus

- detikFinance
Senin, 30 Jun 2008 08:05 WIB
Jalan IHSG Belum Mulus
Jakarta - Perjalanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menuju teritori positif masih bergelombang. Banyak kerikil yang menghalangi seperti tingginya harga minyak dunia dan ancaman inflasi.

Harga minyak di New York di akhir pekan lalu mencuat hingga US$ 142 per barel sebelum akhirnya melunak di level US$ 140 per barel.

Tingginya harga minyak membuat saham di Wall Street pada akhir pekan lalu kembali terpental seperti Dow Jones anjlok 106,91 poin (0,93%) menjadi 11.346,51, Nasdaq turun 5,74 poin (0,25%) menjadi 2.315,63 dan S&P 500 turun 4,77 poin (0,3%) menjadi 1.278,38.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan saham awal pekan Senin (30/6/2008) IHSG diprediksi masih mengalami tekanan karena investor lebih memilih wait and see menunggu pengumuman inflasi Juni pada Selasa besok (1/7/2008).

Inflasi bulan Juni diprediksi melonjak pasca-kenaikan harga BBM yang kemungkinan akan diikuti kenaikan suku bunga Bank Indonesia.

Sementara pada penutupan perdagangan saham Jumat (27/6/2008), IHSG turun 18,777 poin (0,8%) menjadi 2.332,115.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securities


Indeks melemah 18 poin (0,8%) ke level 2.332 dipicu sentimen negatif tingginya harga minyak dunia sehingga bursa regional ikut tertekan. Indeks masih dalam tren melemah pada minggu ini dengan fokus pengumuman inflasi dan BI Rate. Indeks diperkirakan bergerak dikisaran 2.350-2.380 dengan pilihan saham: AALI, LSIP, APEX, PTBA, dan TINS.

eTrading Securities

Perdagangan indeks regional masih terancam harga minyak dunia yang mencapai $143/barrel. Dow turun 1% menjadi 11.346.51 investor menjadi pesimis dengan perkembangan ekonomik. Cerita berseri pasar modal, dimulai dari krisis subprime, writedown, Bank Layoff, Slow growth, dan Food Riots.

Perdagangan di regional Asia rata-rata dibuka menguat sampai datar. Investor masih ragu-ragu untuk mengambil keputusan di tengah ancaman harga minyak. Sementara di Indonesia, perdagangan hari ini adalah ujung fokus inflasi yang akan diumumkan besok, yang diperkirakan sebesar 12%. Tanggal 3 July 2008, BI akan mengumumkan BI Rate baru dan diprediksi akan naik 25-50bps dari rate saat ini 8,5%.

Untuk idea trading hari ini, diperkirakan Coal plays akan menjadi favorite. Buy BUMI, PTBA dan ITMG on News harga coal di Newc. Telah mencatat new high $172/ton. Sementara Range indek hari ini diperkirakan berkisar antara 2.300-2.350.
(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads