CMNP akan Bangun Tol Depok-Antasari Akhir 2008

CMNP akan Bangun Tol Depok-Antasari Akhir 2008

- detikFinance
Senin, 30 Jun 2008 18:55 WIB
CMNP akan Bangun Tol Depok-Antasari Akhir 2008
Jakarta - Setelah terkena masalah pembebasan lahan, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) akan memulai pembangunan proyek tol ruas Depok-Antasari sepanjang 22,82 km di triwulan IV-2008.

Demikian diungkapkan Direktur Utama CMNP Shadik Wahono usai RUPS Tahunan di kantornya, Jl Yos Sudarso, Jakarta, Senin (30/6/2008).

"Kami sudah mengajukan proposal mengenai pembebasan tanahnya dan respons pemerintah sepertinya tidak ada masalah mudah-mudahan tahun ini bisa dimulai. Mudah-mudahan triwulan IV ini," kata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak ditunjuk sebagai pemegang tender proyek pada 2005, Citra Marga Nusaphala Persada melalui anak usahanya PT Citra Waspphutowa (CW) terhambat masalah pembebasan tanah.

"Terhambatnya realisasi tol ruas Depok-Antasari terkait melonjaknya harga tanah," ujar Direktur Keuangan CMNP, Hendro Santoso.

Berdasarkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tahun 2005, harga tanah yang disepakati adalah sebesar Rp 700 miliar. Sementara harga tanah pada 2007 berdasarkan nilai jual objek pajak (NJOP), sudah mencapai Rp 1,5 triliun.

"Harga di pasar pasti lebih dari itu," imbuh Hendro.

Menurutnya, perseroan hanya bersedia menanggung kenaikan biaya tanah sebesar 10%. Di luar itu harus menjadi tanggungan pemerintah.

"Kita lebih memilih solusi pemberian land capping dibanding menaikkan tarif tolnya," ungkapnya.

Saat ini jelas Hendro, CMNP tengah mengkaji ulang pengerjaan proyek tersebut. Pasalnya, hal ini terkait dengan penambahan biaya proyek yang mengakibatkan meningkatnya ekuitas.

Hendro mengatakan, nilai proyek ruas Depok-Antasari sebesar Rp 2,5 triliun. Sumber pembiayaannya menggunakan pinjaman bank dan kas internal dengan komposisi 70% dan 30%.

"CW masih memiliki fasilitas pinjaman Rp 1,7 triliun," ujar Hendro.

Sayangnya, ia enggan menyebutkan nama bank yang memberikan fasilitas pinjaman tersebut.

Saat ini CMNP adalah pemegang saham mayoritas dalam CW, yaitu sebesar 62,5%. Sisanya dimiliki oleh PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, dan PT Pembangunan Perumahan, masing-masing 12,5%.
(dro/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads