Selain saham, perseroan juga melepas waran sebanyak 1,425 miliar waran seri I dengan nilai nominal Rp 100 yang periode pelaksanaannya dapat dilakukan 26 Februari 2009 hingga 25 Agustus 2011.
Setiap pemegang 5 saham perseroan akan mendapat 4 waran seri I, dan setiap 1 waran memberikan hak untuk membeli 1 saham baru perseroan yang dikeluarkan dari portepel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana hasil IPO akan digunakan perseroan sebesar 90% untuk membiayai kegiatan investasi perseroan dan anak usaha, untuk membeli fasilitas produksi minyak dan gas bumi, membeli rig dan alat-alat pengeboran untuk LNG. Sisanya 10% digunakan untuk modal kerja.
Setelah IPO pemegang saham perseroan adalah, PT Edipse Pacific Service 55,30%, PT Barata Makmur Abadi 6,86%, PT Gitapratama Nusapermai 1,72%, PT Baron Makmur Perkasa 1,72%, PT Geo Link Indonesia 1,57%, PT Microfin Cipta Perdana 1,53%, PT Masdi Citra Resources 1,14%, Stephen Anthony Heizer 0,16% dan publik 30%.
Kinerja perseroan per 31 Maret 2008 mencatat pendapatan Rp 65,639 miliar dan laba bersih Rp 9,543 miliar.
(ir/qom)











































