"Tentu rencana divestasi Medco Global akan tetap kami lanjutkan. Namun kalau tahun ini sepertinya sudah terlambat. Paling cepat tahun depan," ungkap Komisaris Utama MEDC, Hilmi Panigoro saat dihubungi detikFinance, Selasa (1/7/2008).
Medco Global, merupakan perusahaan yang fokus mengoperasikan ladang minyak MEDC di luar negeri. Tadinya, Medco Global berencana mencatatkan sahamnya di London Stock Exchange (LSX) pada Februari lalu. Namun rencana tersebut dibatalkan akibat kondisi pasar modal dunia yang sedang buruk saat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa waktu yang lalu, Hilmi pernah mengungkapkan bahwa MEDC sudah melakukan penjajakan dengan tiga pihak untuk masuk sebagai strategic partnership ke Medco Global. Namun saat ini Hilmi cenderung memilih melakukan IPO ketimbang opsi-opsi lainnya.
"Tapi kami tetap terbuka dengan opsi-opsi lainnya," jelas Hilmi.
Sayangnya Hilmi belum dapat mengungkapkan target dana yang akan diperoleh melalui divestasi tersebut. Namun total nilai aset Medco Global diperkirakan mencapai US$ 1 miliar lebih.
Namun beberapa waktu lalu, Hilmi pernah menyatakan kemungkinan akan melepas saham Medco Global antara 40-45%.
(dro/ddn)











































