Demikian disampaikan dalam prospektus yang dipublikasikan, Jumat (4/7/2008). Dalam PUT I tersebut, ARTI akan melepas 1,372 miliar saham baru dari portepel di harga Rp 500 per saham dengan target perolehan dana sebesar Rp 686 miliar. PUT I ini akan disertai hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) dengan komposisi 1 pemegang saham lama berhak membeli 7 saham baru.
Untuk keperluan tersebut, perseroan menunjuk PT Ratu Prabu, anak usaha perseroan sebagai pembeli siaga (standby buyer's).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena jumlah Modal Dasar perseroan tidak mencukupi untuk PUT I, maka perseroan sebelumnya akan meningkatkan Modal Dasar dari Rp 202 miliar menjadi Rp 3 triliun," ujar Corporate Secretary ARTI, Ng Suminah.
Setelah penambahan modal dasar dilaksanakan, jumlahnya akan menjadi 6 miliar saham senilai Rp 3 triliun. Komposisinya terdiri dari modal ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 1,568 miliar saham senilai Rp 784 miliar dan saham dalam Portepel sebanyak 4,432 miliar saham senilai Rp 2,216 triliun.
Baru setelah penambahan tersebut dilaksanakan, PUT I ARTI bisa dilakukan. Dari target perolehan dana sebesar Rp 686 miliar, sekitar Rp 683,931 miliar akan digunakan untuk mengakuisisi 299.970 saham (99,99%) PT Lekom Maras.
Perusahaan sasaran tersebut, merupakan perusahaan jasa penunjang industri tambang minyak dan gas bumi. Akuisisi Lekom Maras, terkait dengan rencana perseroan mengubah kegiatan usaha utamanya menjadi di sektor jasa energi.
"Industri utama kami yang lama, wooden furniture tidak mengalami pertumbuhan yang berarti, terutama diakibatkan sulitnya bahan baku kayu solid. Oleh karena itu perseroan akan mengubah bidang usahanya ke bidang energi," ujar Ng Suminah.
Terkait perubahan bidang usaha tersebut, perseroan telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB yang diadakan beberapa waktu lalu, dari sebelumnya bernama Arona Binasejati menjadi Ratu Prabu Energi.
Dengan perubahan tersebut, ARTI menargetkan perolehan pendapatan sebesar Rp 311,552 juta dengan laba bersih Rp 62,378 juta tahun ini. Kemudian dengan masuknya kontribusi penuh dari Lekom Maras, ARTI menargetkan perolehan pendapatan tahun 2009 sebesar Rp 637,266 juta dan laba bersih Rp 131,816 juta.
(dro/ir)











































