"Penandatanganan telah kami laksanakan hari ini untuk pengerjaan proyek PLTU Kalimantan Selatan," ujar Direktur Utama WIKA, Bintang Perbowo dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Jumat (4/7/2008).
Total nilai investasi pembangunan PLTU dengan kapasitas 2 x 65 megawatt tersebut diperkirakan mencapai Rp 1,4 triliun. Komposisinya WIKA Rp 600 miliar dan Chengda Rp 800 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PLTU Kalsel ini berlokasi di daerah Desa Asam-asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Saat ini kebutuhan listrik harian di Kalimantan Selatan sebesar 260,95 MW.
Sejauh ini kebutuhan listrik baru dipenuhi dari dua unit PLTU Asam-asam yang kapasitasnya baru sebesar 126 MW, tiga unit turbin PLTA Riam Kanan berkapasitas 28,5 MW dan 29 unit PLTD berkapasitas 86,45 MW. Jadi masih terdapat kekurangan pasokan listrik sebesar 20 MW per harinya.
"Sumber energi PLTU Kalsel ini sekitar 542 ribu ton batubara kalori rendah per tahunnya. Pasokan ini diharapkan berasal dari tambang-tambang batubara di Kalimantan Selatan," ujar Bintang. (dro/qom)











































