"Sebelumnya sudah pernah kok ada dua emiten listing-nya berbarengan di hari yang sama. Tidak akan berpengaruh. Listing 5 emiten sekaligus juga bisa kok, nggak apa-apa," ujar Direktur Pencatatan BEI, Eddy Sugito saat dihubungi detikFinance, Sabtu (5/7/2008).
Namun Eddy menyatakan harus memastikan lagi jadwal listing dua emiten tersebut, sebab keduanya baru memperoleh pernyataan efektif Bapepam kemarin, Jumat (4/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah Adaro memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam Pada Jumat kemarin (4/7/2008), Danatama menjadwalkan masa penawaran pada 8 hingga 10 Juli 2008 dan listing pada 16 Juli 2008.
Rupanya, Mandarine Regency juga baru memperoleh efektif di hari yang sama dengan Adaro, sebagaimana diungkapkan Direktur Investment Banking PT Overseas Securities selaku penjamin emisi Mandarine Regency, Rudy Tuahunse kepada detikFinance pagi tadi.
"Efektif sudah kami peroleh tadi malam. Jadwal masa penawaran kami pada 8-10 Juli 2008 dan listing pada 16 Juli 2008," ujar Rudy.
Agaknya, kedua penjamin emisi itu saling tidak mengetahui bahwa jadwal yang mereka siapkan saling bertepatan waktunya.
Rencananya, Adaro akan mencatatkan saham sebanyak 11,139 miliar saham di harga Rp 1.100 per saham, dengan target perolehan dana sebesar Rp 12,252 triliun.
Sementara Mandarine Regency akan mencatatkan sebanyak 300 juta saham di harga Rp 110 per saham dengan target perolehan dana sebesar Rp 33 miliar.
Perbedaan size IPO yang cukup jauh itu, bisa-bisa saling mempengaruhi portofolio saham perdana mereka nanti. Namun, Eddy memastikan bahwa hal itu tidak akan berpengaruh apa pun.
"Walaupun size IPO keduanya sangat berbeda jauh, saya kira tidak akan berpengaruh apa-apa. Masing-masing kan punya investornya sendiri-sendiri. Lagipula saham mereka kan berbeda sektor," jelas Eddy. (dro/ir)











































