IHSG Tertekan Saham Energi

IHSG Tertekan Saham Energi

- detikFinance
Senin, 07 Jul 2008 16:12 WIB
IHSG Tertekan Saham Energi
Jakarta - Penurunan yang tajam saham-saham energi terutama Bumi Resources dan PGN memicu pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (7/7/2008) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 10,933 poin (0,47%) menjadi 2.303,818. Indeks LQ-45 turun 2,234 poin (0,46%) menjadi 484,835 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,979 poin (0,95%) menjadi 412,822.

Pelaku pasar melepas saham-saham unggulan dan mengalihkannya ke saham-saham lapis dua seperti INKP. Pelepasan saham energi itu untuk mencari keuntungan karena selama ini kenaikannya dinilai sudah cukup tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 44.689 kali, dengan volume 3,218 miliar unit saham, senilai Rp 3,054 triliun. Sebanyak 69 saham naik, 120 saham turun dan 65 saham stagnan.    

Sedangkan saham-saham di bursa kawasan kebanyakan ditutup menguat seperti Hang Seng naik 2,28%, Seoul naik 0,11%, KOSPI naik 0,30%, Shanghai naik 4,59%, STI Singapura naik 1,52% dan Nikkei naik 0,92%.  

Saham-saham yang turun harganya adalah, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 100 menjadi Rp 7.400, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 150 menjadi Rp 12.400, Asahimas Flat Glass (AMFG) turun Rp 275 menjadi Rp 2.925, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 500 menjadi Rp 27.500, dan International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 200 menjadi Rp 5.650.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) naik Rp 25 menjadi Rp 3.175, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 50 menjadi Rp 16.050 dan Telkom (TLKM) naik Rp 50 menjadi Rp 7.400.  

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads