"Tim sedang roadshow ke luar negeri," kata Direktur Investment Banking PT Trimegah Securites Tbk (TRIM) selaku penjamin emisi IPO Bayan, Akhabani saat dihubungi detikFinance, Senin (7/7/2008).
Dia mengatakan, roadshow tersebut dilakukan untuk mengetahui harga yang ditawarkan dalam masa penawaran mendatangkan yang dijadwalkan 29 Juli - 1 Agustus 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhabani mengungkapkan, saat ini tim rodshow tengah melakukan penawaran ke sejumlah investor ke Singapura, Hongkong, Australia, AS, dan beberapa negara di Eropa dan Timur Tengah.
Sayangnya ia enggan membuka target komposisi antara investor lokal dan asing.
Begitu juga dengan komposisi antara investor institusi dan ritel. Dia juga belum
dapat menjelaskan lebih lanjut mengenai harga yang ditawarkan dalam penawaran umum saham perdana (Initial public offering/IPO) nanti.
"Kan baru mulai prosesnya, investor belum memasukkan permintaan mereka," jelas Akhabani.
Bayan berencana melakukan IPO dengan melepas 833,333 juta saham atau 25% dari total saham perseroan. Saham dengan nilai nominal Rp100 per saham itu ditawarkan dengan harga Rp5.600-Rp7.700 per saham. Dari hasil IPO ditargetkan Rp 4,66 triliun - Rp 6,41 triliun.
Rencananya dana tersebut sekitar Rp310 - Rp315 miliar untuk mengakuisisi Kalimantan Floating Transfer Station, sekitar Rp800 - Rp1,02 triliun untuk
membiayai sejumlah proyek grup Bayan, dan sisanya untuk pengambilalihan aset batu bara tambahan dan modal kerja perseroan.
(dro/ir)











































