Penawaran Saham Adaro Dipadati Ribuan Calon Investor

Penawaran Saham Adaro Dipadati Ribuan Calon Investor

- detikFinance
Selasa, 08 Jul 2008 09:21 WIB
Penawaran Saham Adaro Dipadati Ribuan Calon Investor
Jakarta - Ribuan calon investor memadati penawaran saham PT Adaro Energy Tbk. Calon investor itu banyak yang menggunakan jasa 'joki' untuk menghindari antrean yang panjang.

Penawaran saham Adaro dilakukan di lapangan parkir Semangggi Expo SCBD mulai 8-10 Juli 2008 pukul 10.16.00 WIB. Selain di Jakarta, penawaran saham juga dilakukan di Surabya, Semarang, Medan namun hanya satu hari dilakukan 8 Juli 2008.

Penawaran saham Adaro di SCBD dilakukan dengan memasang tenda besar dan gapura. Suasana ramai sudah mulai terjadi sejak pukul 07.00 WIB. Penjagaan keamanan juga dilakukan oleh sejumlah polisi. Antrean sudah mengular meski loket baru akan dibuka pukul 10.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham PT Adaro Energy Tbk akan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 Juli 2008. Harga saham IPO yang ditawarkan Rp 1.100 dengan jumlah saham yang dijual sebanyak 11,139 miliar saham atau 34,83%. Sehingga dengan harga Rp 1.100 saham, Adaro bisa meraup dana Rp 12,3 triliun.

Produksi Adaro yang sebesar 40 juta ton, berada di urutan kedua setelah Bumi Resources yang produksinya sekitar 60 juta ton.

Gara-gara belum jelas kasus hukum di antara pemegang saham lama, Bapepam LK sampai menunda pemberian pernyataan efektif dari seharusnya 20 Juni menjadi 4 Juli. Bapepam harus berkonsultasi dulu dengan konsultan hukum untuk melihat secara jelas kasus hukum Adaro di Pengadila Singapura.

Saham Adaro setelah IPO dimiliki oleh PT Saratoga Investama Sedaya 14,93%, PT Triputra Investindo Arya 13,34%, PT Persada Capital Investama 11,01%, Garibaldi Thohir 7,8%, PT Trinugraha Thohir 7,8%, Edwin Soeryadjaya 4,3%, T Permadi Rachmat 2,27%, Sandiago Salahuddin Uno 2,07%, Subianto 1,3%, PT Saratoga Sentra Business 0,25% dan masyarakat 34,83%.

Mayoritas pemasukan dana dari penjualan saham Adaro Energy akan digunakan untuk membeli kepemilikan secara tidak langsung atas 33% saham PT Adaro Indonesia (Adaro), sebesar 33% saham PT Indonesia Bulk Terminal (IBT) dan 36% saham Coaltrade Services International Pte Ltd (Coaltrade) dari para pemegang saham asing. Ketiga perusahaan tersebut merupakan bagian dari unit-unit usaha strategis Perseroan.

Selain untuk mengakuisisi kepemilikan efektif pemegang saham asing di Adaro yakni IBT dan Coaltrade, sebagian dana hasil IPO akan digunakan untuk membayar kewajiban utang anak perusahaan perseroan, untuk biaya ekspansi anak perusahaan dan konsolidasi secara lebih menyeluruh unit usaha strategis perusahaan lainnya. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads