Jakarta - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengajukan permohonan ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) untuk memisahkan hari pencatatan saham dari PT Adaro Energy Tbk dan PT Hotel Mandarine Regency yang semula dijadwalkan listing bersama pada 16 Juli 2008.
Pernyataan efektif Bapepam LK untuk kedua emiten itu keluar bersamaan pada 4 Juli 2008. Sehingga masa penawaran dan pelaksanaan
listing berbarengan waktunya.
Dirut BEI Erry Firmansyah mengaku sedang meminta Bapepam LK agar mengizinkan listing kedua emiten itu dilakukan di hari yang berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sedang mengajukan
request ke Bapepam supaya minta dipisahkan harinya, karena kan kasihan juga kalau yang satu size-nya besar yang satu size-nya kecil nanti Mandarine kehilangan momentum," ujar Erry disela-sela acara listing saham PT Destinasi Tirta Nusantara di gedung BEI, Selasa (8/7/2008).
Diakui Erry, sebelumnya memang ada yang listing emiten secara bersamaan. "Memang pernah ada listing bareng tapi kalau bisa sih jangan bareng," kata Erry.
(ir/qom)