Bursa Asia Rontok, IHSG Terseret

Sesi Siang

Bursa Asia Rontok, IHSG Terseret

- detikFinance
Selasa, 08 Jul 2008 12:04 WIB
Bursa Asia Rontok, IHSG Terseret
Jakarta - Bursa-bursa Asia pada perdagangan Selasa siang kembali berjatuhan akibat anjloknya saham-saham sektor finansial. Sementara harga minyak yang sempat surut kembali merayap naik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ikut terseret penurunan bursa Asia.

Saham-saham sektor finansial kembali merosot dipicu oleh anjloknya saham Fannie Mae dan Freddie Mac, yang mengingatkan kembali pada investor akan rentannya pasar kredit global.

Sebuah riset Lehman Brothers menyebutkan bahwa penundaan perubahan akuntansi dapat memaksa dua perusahaan mortgage perintis AS itu, meningkatkan modal secara total US$ 75 miliar. Padahal keduanya telah mendapatkan dukungan secara implisit dari pemerintah AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham sektor finansial di AS langsung merosot ke level terendah dalam 5 tahun terakhir dengan adanya sentimen negatif itu.

"Saham-saham sektor finansial AS merosot akibat kekhawatiran tentang kemungkinan perlunya Fannie Mae dan Freddie Mac untuk meningkatkan modalnya. Dan hal itu ikut menggelayuti saham-saham sektor perbankan," ujar FumiyukiNakanishi, manajer SMBC Friend Securities seperti dikutip dari Reuters, Selasa (8/7/2008).

Sentimen negatif itu langsung membuat saham-saham di bursa Asia merosot. Indeks Nikkei-225 merosot hingga 2%, atau melemah selama 13 hari berturut-turut. Indeks KOSPI merosot hingga 1,7%, yang merupakan terendah sejak Maret, Jang Seng turun 1,3%. Menurut indeks MSCI, saham-saham dari perusahaan di kawasan Asia Pasifik turun hingga 0,3%.

Sementara pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (8/7/2008) IHSG anjlok 26,286 poin (1,14%) menjadi 2.277,532. Penurunan IHSG dipicu oleh saham-saham energi dan telekomunikasi.

Perdagangan sesi siang mencatat transaksi sebanyak 27.284 kali, dengan volume 976,4 juta unit saham, senilai Rp 1,440 triliun. Sebanyak 34 saham naik, 154 saham turun dan 48 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 7.350, Tambang Batubara Bukit Asam (PTbA) turun Rp 300 menjadi Rp 15.750, Indosat (ISAT) turun Rp 200 menjadi Rp 6.300.Sementara rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 menguat 2 poin ke posisi 9.198 per dolar AS.

(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads