Rupiah Menuju Posisi Baru

Rupiah Menuju Posisi Baru

- detikFinance
Kamis, 10 Jul 2008 08:31 WIB
Rupiah Menuju Posisi Baru
Jakarta - Pasar valas dalam negeri menunjukkan potensi penguatan di tengah tekanan yang ada di pasar global. Rupiah mulai mencoba menerobos level 9.150-an per dolar AS.

Pada perdagangan valas pukul 08.00 WIB, Kamis (10/7/2008) rupiah ada di posisi 9.157 per dolar AS dan ditransaksikan dikisaran 9.155-9.160 per dolar AS.

Posisi rupiah pagi ini menguat dibandingkan penutupan Rabu kemarin (9/7/2008) di level 9.167 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rupiah menguat karena terimbas harga minyak dunia sehingga investor menilai kebutuhan valas impor minyak juga akan turun," kata pengamat valas Toni Mariano ketika dihubungi detikFinance.

Selain itu, BI juga memanfaatkan kesempatan penguatan dolar AS ini untuk membawa mata uang lokal menguat lebih tajam.

"Sebagai bank sentral, BI kerap memanfaatkan pelemahan atau penguatan rupiah untuk menjaga nilai tukar agar bergerak dalam kisaran yang wajar," katanya.

Jika harga minyak kembali turun, bukan tidak mungkin kata Toni, rupiah berpotensi menguat lagi. "Rupiah bisa ke 9.130-9.150 jika tren penguatan ini berlanjut," ujarnya.

Sementar mata uang dolar AS yang sempat menguat beberapa hari kembali turun terhadap euro dan yen karena sentimen geopolitik atas uji misil yang dilakukan Iran.

Euro naik di posisi 1,5754 dolar AS naik dibanding hari sebelumnya 1,5664 dolar AS. Sedangkan terhadap mata uang Jepang, dolar AS turun ke 106,72 yen dibanding hari sebelumnya 107,50.

(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads