Prime Petroservices Jajaki Pinjaman Rp 3,3 Triliun

Prime Petroservices Jajaki Pinjaman Rp 3,3 Triliun

- detikFinance
Kamis, 10 Jul 2008 13:46 WIB
Prime Petroservices Jajaki Pinjaman Rp 3,3 Triliun
Jakarta - Calon emiten bursa, PT Prime Petroservices sedang menjajaki pendanaan eksternal sebesar Rp 3,3 triliun untuk menutupi kekurangan investasi jangka panjang perseroan sebesar Rp 3,68 triliun.

"Investasi jangka panjang kami sekitar US$ 400 juta. Dari rencana IPO target kami memperoleh antara Rp 300-400 miliar, sehingga masih kurang sekitar Rp 3,3 triliun. Rencananya akan diperoleh dari pendanaan eksternal," ungkap Corporate Secretary Prime Petro, Erland Hidayat, dalam paparan di WTC, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Kamis (10/7/2008).

Pada Agustus mendatang, Prime Petro berencana mencatatkan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 1,782 miliar saham. Kisaran harga yang ditawarkan antara Rp 180-220 per saham, sehingga target perolehan dana IPO akan sebesar Rp 329,67-392,04 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekitar 90% dana IPO akan digunakan untuk anggaran investasi yang sebesar US$ 400 juta (sekitar Rp 3,68 triliun dengan kurs Rp 9.200)," ujar Erland.

Dengan asumsi tersebut, porsi dana IPO yang akan digunakan untuk investasi akan sekitar Rp 296,703-352,836 miliar. Jika total investasi jangka panjang Prime Petro sebesar Rp 3,68 triliun, maka kekurangan dana investasi masih sebesar Rp 3,327-3,383 triliun.

"Untuk memenuhi kekurangan tersebut, kami menjajaki pendanaan eksternal, bentuknya bisa pinjaman bank atau project financing. Sejauh ini belum kami peroleh, baru tahap pembicaraan," ungkap Erland.

Sementara perincian investasi US$ 400 juta tersebut terdiri dari pembelian 3 rig offshore (lepas pantai) senilai US$ 51 juta, pembangunan LNG plant di Pagerungan senilai US$ 310 juta dan sisanya untuk pembelian alat-alat seperti bor dan sebagainya.

"3 rig sudah dipesan, akan tiba awal 2009. LNG Plant terkait kontrak penyediaan 2 power plant di Bali milik Indonesia Power selama 16 tahun," ulas Erland.

Komposisi pendanaannya, sekitar US$ 80 juta tahun ini. Tahun depan sekitar US$ 200 juta dan tahun 2010 sekitar US$ 120 juta.

(dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads