IHSG Curi Peluang Rebound

IHSG Curi Peluang Rebound

- detikFinance
Jumat, 11 Jul 2008 07:55 WIB
IHSG Curi Peluang Rebound
Jakarta - Pasar saham dalam negeri punya potensi ke teritori positif setelah penurunan yang terjadi pada Kamis kemarin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang rebound.

Meski pada perdagangan saham akhir pekan Jumat (11/7/2008) IHSG belum bebas fluktuasi, namun investor diprediksi mulai akan melakukan pembelian terbatas.

Saham-saham pertambangan masih akan bergerak liar sementara saham perkebunan boleh dilirik karena tren permintaan CPO yang belum menyusut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara saham di Wall Street naik terbatas di tengah kekhawatiran pelaku pasar akan perusahaan-perusahaan finansial di AS.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu AS, (10/7/2008) indeks Dow Jones naik 81,58 poin (0,73%) menjadi 11.229,02, Nasdaq naik 22,96 poin (1,03%) menjadi 2.257,85 dan S&P 500 naik 8,71 poin (0,7%) menjadi 1.253,39.

Sedangkan pada penutupan perdagangan saham, Kamis kemarin (10/9/2008) IHSG turun 9,795 poin (0,43%) menjadi 2.276,231.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securities


Indeks masih mendapat tekanan dari sektor pertambangan khususnya saham BUMI sehingga melemah 9 poin keposisi 2.276. Profit taking di BUMI diperkirakan karena investor menyiapkan dana guna IPO Adaro pada pekan depan. Selanjutnya indeks berpotensi rebound dikisaran 2.240-2.280 dengan saham pilihan: BUMI, AALI, BDMN, ASII, dan ENRG.

eTrading Securities

Bursa Indonesia pada perdagangan kemarin kembali mengalami goncangan akibat terkoreksinya saham-saham coal player yang memiliki total porsi kapitalisasi sekitar 40% dari total transaksi kemarin. Sell off pada saham coal player kemarin, kembali membawa indeks melemah sekitar 0,4% ke level 2276,2. Penurunan indeks juga terbawa sentimen negatif pelemahan bursa US akibat kembali merebaknya kekhawatiran isu krisis finansial di US.

Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan mengalami teknikal rebound, seperti yang terjadi di bursa US setelah semalam ditutup menguat sekitar 0,7%. Namun kembali naiknya minyak dunia menjadi sentimen negatif tersendiri dan menahan laju penguatan bursa US kemarin. Sementara itu, mayoritas bursa Asia dibuka melemah terbatas akibat sentimen kembali naiknya harga minyak dunia di level US$141/barrel.

Sell of pada saham BUMI dan coal player lainnya kembali disebabkan oleh 'missinterpretation' pada penurunan harga kontrak future batubara di Eropa sebesar 4%. Teknikal rebound diperkirakan akan terjadi pada beberapa saham yang terkoreksi kemarin, seperti pada para coal player, INCO, dan PGAS. Indeks pun diperkirakan akan terbawa menguat dengan rentang pergerakan di kisaran 2268 - 2300.

Panin Sekuritas

Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Saham pertambangan diperkirakan akan mengalami rebound hari ini, menyusul kembali menguatnya harga komoditas minyak mentah dunia. Menjelang penutupan sesi 2 kemarin terlihat mulai munculnya aksi beli terhadap saham batubara seperti BUMI, yang merupakan saham berkapitalisasi terbesar di bursa. Perlu diperhatikan juga pergerakan saham properti dan grup Panin, yang kemarin terlihat bergerak aktif. Secara teknikal, IHSG masih berada dalam downtrend untuk jangka pendek. Belum ada sinyal untuk rally lebih lanjut. Kisaran support - resistance 2.260-2.300 terbawa menguat dengan rentang pergerakan di kisaran 2268 - 2300.
Β  (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads