Pada perdagangan saham pukul 10.42 JATS, Senin (14/7/2008) saham dengan kode perdagangan Ades itu telah turun Rp 350 menjadi Rp 840 per saham.
Sementara pada perdagangan Jumat (11/7/2008) ketika suspensi dicabut, saham Ades turun Rp 510 atau 30% menjadi Rp 1.190 per saham.
Saham Ades disuspensi sejak 6 Juni 2008. Harga terakhir saham Ades sebelum disuspensi pada 5 Juni 208 ada di level Rp 1.700 per saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya saham Ades disuspensi karena sahamnya langsung bergerak liar ketika investor asal Singapura, Sofos Pte Ltd yang bekerja sama dengan PT Aerosol Sequel Indonesia Advisers mengambilalih 91,94% saham Ades.
Saat ini Sofos telah mengambil saham Ades dari pemiliknya Waters Partners Bottling SA yang memiliki saham Ades sebanyak 91,94%. (ir/qom)











































