IHSG Belum Bersemangat

IHSG Belum Bersemangat

- detikFinance
Selasa, 15 Jul 2008 08:29 WIB
IHSG Belum Bersemangat
Jakarta - Banyaknya faktor eksternal yang mengganggu stabilitas bursa global membuat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kurang semangat. Pelaku pasar membatasi transaksinya.

Akibatnya, IHSG pada perdagangan saham Selasa (15/7/2008) bakal kembali tertekan dengan nilai perdagangan yang relatif tipis.

Anjloknya saham di Wall Street karena kekhawatiran akan buruknya kinerja perusahaan pembiayaan besar seperti Freddie Mac, Fannie Mae dan IndyMac Bank mulai mengganggu kepercayaan investor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan saham Senin waktu AS (14/7/2008) indeks Dow Jones turun 45,35 poin (0,41%) menjadi 11.055,19, Nasdaq turun 26,21 poin (1,17%) menjadi 2.212,87 dan S&P 500 turun 11,19 poin (0,90%) menjadi 1.228,30.    

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (14/7/2008), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 17,313 poin (0,76%) menjadi 2.259,540.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

eTrading Securiries

Bursa Indonesia pada perdagangan awal pekan ini kembali bergerak sideways dan belum mampu keluar dari teritori negatif. Indeks ditutup melemah 0,8% di level 2.259,5 dengan volume perdagangan yang begitu tipis, hanya sekitar 1,9 miliar lembar.

Sementara bursa US pada perdagangan semalam kembali mengalami koreksi, kembali akibat kekhawatiran atas para mortgage lender seperti Freddie Mac, Fannie Mae dan IndyMac Bank yang diperkirakan akan mengalami kebangkrutan akibat krisis subprime di sektor perumahan. Minimnya sentimen positif dari pasar komoditas juga membuat indeks Dow Jones bergerak melemah mendekati level support kuat di 11.000.

Terkait hal ini, bursa Asia dibuka melemah cukup signifikan, sekitar 1-1,5% terkait kembali naiknya harga minyak dunia dan potensi pelemahan perekonomian global seiring krisis finansial di US. Bursa Indonesia diperkirakan akan bergerak mengikuti bursa regional seiring minimnya sentimen dari dalam negeri. Indeks diperkirakan akan kembali bergerak tanpa volume dengan kecenderungan melemah. Rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran 2.230 - 2.285.

Optima Securities

Indeks melemah  17 poin (0,76%) ke posisi 2.259 dipicu saham TLKM karena masuk ex deviden. Harga minyak yang terus meroket dan masih tertekannya market AS menjadi faktor penahan indeks kembali rebound. Investor selanjutnya akan mencari good news dari masing-masing emiten untuk bertransaksi. Indeks diperkirakan akan bergerak dikisaran 2.240-2.280 dengan saham pilihan: PTBA, ASII, PGAS, BUMI, dan ELTY.
(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads