Hasil survei ING menunjukkan, meski investor di Indonesia dan Asia terlihat cukup optimistis dengan kondisi di triwulan III 2008, namun hanya sedikit investor Indonesia yang optimistis terhadap kinerja pasar saham pada periode tersebut.
Selain itu, dalam hasil survei ING yang diterima detikFinance, Selasa (15/7/2008), menunjukkan 55% investor di Indonesia berpendapat bahwa inflasi akan terus meningkat. Sementara 77% dari mereka menyatakan inflasi akan mempengaruhi keputusan investasi mereka pada triwulan III 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian besar investor Indonesia mempertimbangkan untuk merealokasikan portofolio investasi mereka dalam menghadapi inflasi dengan bentuk emas (50%) dan properti (61%) dalam jangka waktu tiga bulan ke depan.
Data survei menunjukkan pada triwulan II 2008, sebanyak 81% dari investor di Indonesia memilih strategi investasi yang seimbang serta lebih memilih bentuk investasi jangka menengah dan jangka panjang dengan hasil investasi yang stabil. Selama triwulan II 2008, investor di Indonesia terlihat memilih investasi yang konservatif, seperti:
- Uang tunai/deposito (96%)
- Properti lokal (93%)
- Emas (84%)
- Dana alokasi pensiun (28%)
Secara keseluruhan sentimen investor Indonesia terpengaruh oleh makroekonomi dan kondisi keuangan pribadi:
- 43% investor Indonesia memiliki pandangan positif terhadap kondisi ekonomi pada triwulan III 2008 dibandingkan 9% investor yang menyatakan kondisi ekonomi membaik pada triwulan II 2008.
- 46% investor Indonesia berpendapat kondisi keuangan pribadi mereka akan membaik pada triwulan III 2008 dibandingkan.
- 37% investor yang menyatakan kondisi keuangan pribadi mereka membaik pada triwulan II 2008.
- 76% investor Indonesia mengatakan situasi ekonomi memburuk pada triwulan II 2008 dibandingkan 46% investor pada triwulan I 2008.
- 24% investor Indonesia mengatakan kondisi keuangan pribadi mereka memburuk pada triwulan II 2008 dibandingkan 15% investor pada triwulan I 2008.
(qom/ir)










































