Rupiah Terangkat ke 9.135/US$

Rupiah Terangkat ke 9.135/US$

- detikFinance
Selasa, 15 Jul 2008 17:28 WIB
Rupiah Terangkat ke 9.135/US$
Jakarta - Mata uang rupiah mencatat penguatan yang signifikan di tengah labilnya pasar finansial global. Rupiah terangkat masuknya dana-dana asing baik seperti melalui lelang SUN.

Pada perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Selasa (15/7/2008) rupiah menguat 10 poin ke posisi 9.135 per dolar AS. Rupiah hari ini bahkan sempat menguat hingga 9.120 per dolar AS.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda S Goeltom mengatakan penguatan rupiah karena kepercayaan pelaku pasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang terus terang saja inflows-inflows ini masih masuk karena mereka percaya mengenai kestabilan kebijakan di Indonesia, itu yang harus kita tetap tunjukan supaya mereka tetap tinggal disini," kata Miranda di gedung Departemen Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Selasa (15/7/2008).

Maka itu, kata Miranda, harus tetap dijaga agar Indonesia tetap menarik sehingga inflows terus datang seperti sekarang yang masih bertahan di SBI dan SUN.

"Karena ini bisa pindahnya justru ke sektor riil. Tentu kalau dengan berbagai ukuran ternyata jauh lebih menarik untuk menginvestasi dia akan pindah kesitu (sektor riil)," ujar Miranda.

Miranda mengaku senang dengan penguatan rupiah terlebih karena alasannya kuat. "Kalau rupiah menguat, dan menguatnya ada alasan yang baik, yaitu bahwa kredibilitas dan konsistensi kebijakan dilihat baik tentu kita senang, dan penguatan itu bukan karena kita yang paksa kearah situ tetapi karena ada benar-benar ada dana asing masuk ke situ, jelasnya.

Sementara mata uang negara kawasan juga kebanyakan menguat terhadap dolar AS seperti dolar Hong Kong menguat 0,03%, yen Jepang menguat 1,11%, dolar Singapura menguat 0,45%, bath Thailand menguat 0,56% dan dolar Taiwan menguat 0,05%.  
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads