Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Rabu (16/7/2008) IHSG naik 25,479 poin (1,15%) menjadi 2.240,331. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB, menguat 5 poin ke posisi 9.130 per dolar AS.
Bursa Wall Street mengalami penurunan terendah dalam 2 tahun terakhir karena buruknya kinerja perbankan dan perusahaan di AS, seperti kolaps-nya IndyMac, bank yang berbasis di California dan jatuhnya dua saham perusahaan pembiayaan terbesar di AS, Fannie Mae and Freddie Mac.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 31.766 kali, dengan volume 1,502 miliar unit saham, senilai Rp 2,413 triliun. Sebanyak 67 saham naik, 95 saham turun dan 59 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Adaro Energy (ADRO) naik Rp 650 (59,09%) menjadi 1.750, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 7.050, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 5.350, Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) naik Rp 150 menjadi Rp 2.875 dan Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 50 menjadi Rp 2.975.
Saham-saham di bursa kawasan sudah ada beberapa yang mengalami kenaikan seperti Hang Seng naik 0,46%, Nikkei naik 0,15%, STI Singapura naik 0,33% sedangkan bursa Seoul turun 0,28%, dan KOSPI turun 0,42%.
(ir/qom)











































