Bumi Resmi Kuasai 51,34% Saham Herald

Bumi Resmi Kuasai 51,34% Saham Herald

- detikFinance
Kamis, 17 Jul 2008 11:34 WIB
Bumi Resmi Kuasai 51,34% Saham Herald
Jakarta - Setelah melalui proses penawaran yang panjang PT Bumi Resources Tbk akhirnya menguasai 51,34% saham Herald Resources melalui anak usahanya Calipso Investment Pte. Jumlah saham ini bisa bertambah jika ada pemegang saham lagi yang menjualnya.

Demikian laporan yang disampaikan Bumi Resources kepada Bursa Efek Australia (ASX), Kamis (17/7/2008).

Direksi Herald sendiri telah merekomendasikan penawaran dari Calipso di harga AUD 2,85 per saham. Calipso diberi waktu hingga 14 hari dari saat ini hingga batas waktu 30 Juli 2008 pukul 07.00 PM waktu Australia untuk menyelesaikan tawarannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun demikian pemegang saham Herald juga masih bisa menolak tawaran Calipso sebelum jadwal tersebut ditutup.

Sementara Dirut BUMI, Ari S Hudaya dalam pesan singkatnya ke detikFinance, Kamis (17/7/2008) mengakui pihaknya memang sudah memiliki 50% lebih saham Herald.

"Tapi pastinya masih tunggu sampai 18 Juli," katanya.

Mengenai saham yang akan dibeli, menurut Ari itu tergantung kepada pemegang saham lain yang mau jual. Daftar pemegang saham yang mau menjual saham Herald baru bisa dilihat pada 18 Juli 2008.

BUMI sendiri sebelumnya telah memiliki 19,34% saham di Herald. BUMI bisa melaju membeli saham Herald setelah pesaingnya Tango, yang merupakan perusahaan patungan PT Aneka Tambang Tbk dan Zhongjin Lingnan Nonfemet Co Ltd menyerah.

Tango mengaku tidak mampu lagi jika harus memberikan tawaran di atas Calipso yang sebesar AUD 2,85 per saham. Tango hanya mampu menawar di harga AUD 2,8 per saham. Antam juga memiliki saham di Herald sekitar 19,35% sehingga bisa menjual sahamnya ke Calipso.

Herald Resources adalah perusahaan tambang yang berbasis di Australia dan di Indonesia memiliki proyek Dairi di Sumatra Utara. Tambang Dairi ini memiliki cadangan mineral sebesar 5,6 juta ton yang berisi timbal dan seng.


(ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads