Pada perdagangan saham akhir pekan Jumat (18/7/2008) IHSG diprediksi akan mulai rebound terbatas. Apalagi jika IHSG tidak bergerak anomali karena bursa Wall Street dan regional sudah banyak yang rebound.
Saham di Wall Street pada penutupan perdagangan Kamis waktu AS (17/7/2008) menguat lumayan karena turunnya harga minyak di US$ 129 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turunnya harga minyak dan komoditas lain seperti CPO dan batubara akan membuat saham energi dan komoditas terkoreksi. Namun investor diingatkan untuk tidak panik dengan melakukan penjualan besar-besaran.
Pada penutupan perdagangan saham Kamis (17/7/2008) IHSG turun tajam 50,412 poin (2,27%) menjadi 2.167,713. IHSG terendah terjadi pada 9 April 2008 ketika indeks ada di level 2.180,089.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Indeks turun tajam 50 poin keposisi 2.167 terimbas profit taking di saham berbasis komoditas sehingga terjadi snow ball effect. Saham dari sektor lainpun terkena sentimen negatif sehingga panic sellingpun tak terhindarkan. Investor lebih cenderung emosional daripada menggunakan fundamental masing-masing emiten. Indeks walaupun masih tertekan namun berpeluang rebound terbatas dikisaran 2.130-2.240 dengan pilihan saham: PGAS, BBRI, ADRO, BDMN, dan ASII.
eTrading Securities
Bursa Indonesia pada perdagangan kemarin, secara mengejutkan mengalami pelemahan signifikan, ditengah sentimen positif penguatan bursa US dan regional, ditambah dengan terkoreksinya harga minyak. Indeks ditutup melemah 2,27% di level 2,167.7 dengan saham-saham tambang dan CPO yang menjadi penggerak indeks.
Sementara, semalam indeks Dow Jones kembali rally dengan menguat 1,9%, ditopang oleh kembali terkoreksinya harga minyak dunia ke level US$ 129,3/barrel dan sentimen positif atas penguatan saham-saham finansial akibat better-than-expected earnings result.
Akibat sentimen ini, bursa Asia kembali melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik sekitar 0,5-1%. Sentimen pelemahan harga minyak diperkirakan akan menjadi sentimen positif bagi sektor energy sensitive seperti semen, CPO dan Chemical.
Indeks diperkirakan akan mengalami teknikal rebound hari ini, setelah pelemahan signifikan yang terjadi kemarin. Beberapa saham pilihan hari ini diantaranya, UNTR, BUMI, ASII, AALI, BBCA dan PGAS. Rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran 2150-2230.
(ir/ir)











































