BUMI Siapkan Delisting Herald

BUMI Siapkan Delisting Herald

- detikFinance
Selasa, 22 Jul 2008 16:14 WIB
BUMI Siapkan Delisting Herald
Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan mengkaji kemungkinan melakukan delisting Herald Resources Ltd dari Australia Stock Exchange (ASX) jika berhasil mengakuisisi hingga 90% saham melalui Calipso Investment Pte Ltd.

"Menurut peraturan ASX, jika suatu perusahaan mengakuisisi 90% saham melalui tender offer diperbolehkan melakukan delisting," ujar Presiden Direktur BUMI, Ari Saptari Hudaya saat dihubungi detikFinance, Selasa (22/7/2008).

Namun Ari mengatakan diambilnya opsi tersebut sangat tergantung hasil tender offer pada 30 Juli mendatang. Pada penutupan perdagangan ASX kemarin (21/7/2008), BUMI melalui Calipso telah menguasai 150.495.257 saham Herald, setara dengan 74,54% dari seluruh saham beredar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika pada penutupan tender offer Calipso memperoleh 90% atau lebih, ASX akan menanyakan pada kami apakah mau melakukan delisting atau tidak. Kami belum bisa memastikan jawabannya sekarang," ujar Ari.

Namun Ari mengakui opsi tersebut boleh jadi akan dikaji oleh perseroan. "Bagi kami tidak ada masalah Herald itu listing atau delisting, yang penting kan kinerjanya," imbuh Ari.

Sementara mengenai adanya permintaan dari pemerintah kabupaten Dairi atas 15% saham PT Dairi Prima Mineral (DPM), Ari mengatakan belum mengetahui lebih jauh mengenai hal tersebut.

DPM merupakan anak usaha bersama PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan Herald, masing-masing memiliki 20% dan 80%. Kabarnya, ketika DPM didirikan oleh ANTM dan Herald, dua perusahaan tersebut menyanggupi memberikan 10-15% saham DPM pada pemerintah kabupaten Dairi.

"Mengenai permintaan tersebut, akan kami lihat lebih jauh setelah proses akuisisi selesai, karena itu kan perjanjian yang dilakukan oleh pemegang saham terdahulu," ujar Ari. (dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads