"Sejauh ini ada 5 KP yang sedang kami lihat, tersebar di Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi," ungkap Presiden Direktur UNTR, Djoko Pranoto, usai jumpa pers di hotel Arya Duta, Jalan Prapatan, Jakarta, Selasa Malam (22/7/2008).
Sayangnya, Djoko belum mau membuka nilai masing-masing KP tersebut. Namun dana yang disiapkan perseroan mencapai US$ 214,5 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana untuk akuisisi rencananya akan diperoleh melalui rencana UNTR menerbitkan saham baru (rights issue)sebanyak 475.268.183 saham di harga Rp 7.500 per saham pada Agustus mendatang. Target dana yang akan dihimpun melalui aksi korporasi tersebut sebesar Rp 3,56 triliun (US$ 390 juta).
"Sekitar 55% dari dana hasil rights issue akan digunakan untuk belanja modal, termasuk akuisisi tambang-tambang batubara yang sedang kami lihat," ujar Gidion.
Sektor tambang batubara merupakan salah satu fokus yang akan dirambah perseroan ke depan, terutama disaat komoditas batubara sedang naik daun belakangan ini.
"Kami melihat batubara masih akan booming dalam 2-3 tahun ke depan. Jadi kami juga akan mengembangkan di sektor ini," ujar Djoko.
Pada triwulan I lalu, UNTR juga telah mengakuisisi sebuah tambang batubara di Kalimantan Tengah bernama PT Tuah Turangga Agung. Nilai akuisisi tambang dengan cadangan 35-40 juta ton tersebut mencapai US$ 115,6 juta.
"Dananya telah diperoleh melalui pinjaman Mizuho, OCBC dan Sumitomo Mitsui. Nanti 30% dari dana hasil rights issue akan digunakan untuk melunasi hutang ke bank-bank tersebut," ujar Gidion.
Sementara sisa dana rights issue sebesar US$ 58,5 juta akan digunakan untuk modal kerja perseroan. Dalam rencana rights issue tersebut, PT Astra International Tbk (ASII) yang menguasai 58,45% saham UNTR, akan bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer's).
"Dana minimum yang disiapkan ASII sekitar US$ 227,955 juta. Jika tidak ada yang eksekusi rights issue, maka ASII harus membeli seluruhnya sebesar US$ 390 juta. Tapi kecil kemungkinan tidak ada yang eksekusi," jelas Gidion.
(dro/ddn)











































