Kondisi itu akan membuat Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Kamis (24/7/2008) bergerak bervariasi dengan kecenderungan masih menguat.
Pelaku pasar akan mulai mengunduh saham-saham di sektor lain melalui pembelian terbatas. Penurunan harga minyak membuat pelaku pasar berpikir harga komoditas seperti tambang dan perkebunan akan ikut melemah yang berdampak kinerja emiten.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan pada penutupan perdagangan saham Rabu (23/7/2008) Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) naik 13,090 poin (0,59%) menjadi 2.225,844.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Indeks akhirnya berhasil menutup penurunan tajam selama dua hari pada akhir pekan lalu dengan menguat 13 poin keposisi 2.225. Turunnya harga minyak menjadi sentimen positif ke sektor banking, properti dan semen sebaliknya komoditas tertekan. Indeks akan rebound lebih kuat apabila harga minyak makin turun. Indeks diperkirakan masih menguat dikisaran 2.200-2.240 dengan pilihan saham: BBCA, ELTY, SMCB, KIJA dan UNTR.
Panin Sekuritas
Kemarin IHSG bergerak menguat didorong oleh kenaikan saham sektor perbankan, menyusul antisipasi laporan keuangan semester I. Disisi lain, indeks mendapat tekanan dari saham berbasis komoditas menyusul melemahnya harga minyak dunia. Tekanan tersebut membuat IHSG ditutup lebih rendah dibandingkan dengan pembukaan. Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak mixed dengan kisaran support-resistance 2.190-2.242.
eTrading Securities
Bursa Indonesia pada perdagangan kemarin berhasil kembali menguat, seiring penguatan bursa-bursa regional dan terkoreksinya harga minyak. Namun penguatan indeks sebesar 0,6% ke level 2225,8 tertahan oleh terkoreksinya beberapa saham sektor pertambangan dan CPO. Turunnya harga CPO yang mencapai sekitar 7% di bursa Derivatif Malaysia membuat investor melakukan profit taking pada saham-saham CPO. Selama seminggu terakhir,terlihat investor juga mulai mengkoleksi saham-saham infrastruktur, property dan banking.
Sementara bursa US kembali ditutup menguat semalam, setelah harga minyak dunia kembali terkoreksi ke level US$ 124,4 dan laporan kinerja beberapa perusahaan yang tetap baik ditengah pelemahan ekonomi. Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,26%, diikuti dengan penguatan pada bursa-bursa Asia pada perdagangan pagi ini.
Bursa Indonesia sendiri pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan mampu melanjutkan penguatannya dengan ditopang oleh reboundnya saham-saham berbasis CPO dan batubara. Koreksi yang terjadi kemarin,telah membuat saham-saham tersebut berada dalam valuasi yang murah dengan fundamental yang tetap kuat. Sektor property dan infrastruktur diperkirakan akan mengalami profit taking pada perdagangan hari ini. Rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran 2.210 - 2.240.Β (ir/ir)










































