"Tidak ada pertanyaan tentang ini. Wall Street sedang mabuk," cetus Bush dalam sebuah acara privat di Houston pada Jumat (18/7/2008) lalu seperti dikutip dari Reuters.
"Wall Street sedang mabuk dan kini sedang mengancam. Pertanyaannya adalah, berapa lama dia akan selesai mabuk dan tidak mencoba untuk menggunakan seluruh instrumen finansial," imbuhnya lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video tersebut ditunjukkan bagaimana Bush sedang bercanda dengan teman-temannya dan mencoba memikirkan tentang kelanjutan hidupnya setelah meninggalkan gedung putih pada Januari mendatang.
Juru bicara gedung putih Dana Perino pun buru-buru memberikan penjelasan atas postingan di Youtube tersebut.
"Dia (Bush) telah menyatakan sebelumnya bahwa Wall Street sedang berurusan dengan instrumen finansial yang sangat kompleks dan bahwa pasar tidak sepenuhnya mengerti risiko-risiko dari instrumen yang ditempatkan pada sistem itu," ujarnya.
Pernyataan Bush tersebut sama sekali tidak mempengaruhi pasar. Bursa Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup naik 28,98 poin (0,26%) ke level 11.632,38. Wall Street naik berkat turunnya harga minyak dan rebound saham-saham perbankan yang sebelumnya merosot tajam.
(qom/ir)











































