Bakrie Brothers Gadaikan 3% Saham Publik

Bakrie Brothers Gadaikan 3% Saham Publik

- detikFinance
Jumat, 25 Jul 2008 11:47 WIB
Jakarta - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) menggadaikan 3% kepemilikan saham publik untuk membiayai kembali (refinancing) utang-utang perseroan untuk akuisisi internal beberapa waktu yang lalu dan modal kerja.

"Saham publik yang digadaikan sekitar 3%. Dananya untuk refinancing sebagian utang akuisisi internal beberapa waktu yang lalu dan modal kerja," ujar Direktur BNBR, Ari Saptari Hudaya saat dihubungi detikFinance, Jumat (25/7/2008).

Sejumlah 3% saham publik tersebut digadaikan sebagai jaminan untuk memperoleh pinjaman sebesar US$ 150 juta dari JP Morgan Chase Bank NA dan US$ 150 juta dari ICICI cabang Singapura. Penandatanganan pinjaman dilakukan pada 22 Juli lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangka waktu pinjaman selama dua tahun," ujar Ari.

Pinjaman dari JP Morgan diperoleh setelah sebelumnya BNBR mendirikan Special Vehicle Purpose (SPV) bernama Sebastopol di Cayman Island. Pinjaman dari ICICI diperoleh setelah sebelumnya mendirikan SPV bernama Bakrie Fund Pte.

Ari menjelaskan, saham publik yang digadaikan tersebut bukan bagian dari saham publik BNBR, melainkan saham dalam portofolio investasi BNBR di 5 anak usahanya yang sudah go public.

"Jadi bukan saham publik BNBR, tapi portofolio BNBR di 5 anak usaha," jelas Ari.

Anak-anak usaha yang dimaksud antara lain: PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) dan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).

Dari pinjaman sebesar US$ 300 juta, sekitar US$ 250 juta akan digunakan untuk refinancing, dan sisanya US$ 50 juta untuk modal kerja.

Beberapa waktu yang lalu, BNBR merampungkan akuisisi internal atas 3 anak usahanya BUMI, ENRG dan ELTY. Dana akuisisi tersebut total sebesar Rp 48,44 triliun. Pendanaannya diperoleh dari hasil rights issue Rp 40,1 triliun dan sisanya Rp 8,3 triliun pinjaman bank.

"Dana US$ 250 juta itu akan digunakan untuk refinancing sebagian utang-utang tersebut," jelas Ari. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads