IHSG Masih Fluktuatif

IHSG Masih Fluktuatif

- detikFinance
Senin, 28 Jul 2008 08:00 WIB
IHSG Masih Fluktuatif
Jakarta - Pasar saham dalam negeri masih akan bergerak fluktuatif karena investor belum punya pegangan yang pasti untuk mengoleksi saham dalam jumlah saham.

Data inflasi Juli yang akan keluar pekan ini dan laporan keuangan emiten semester I-2008 akan menjadi pertimbangan investor untuk melakukan investasinya di pasar saham.

Kondisi pasar yang fluktuatif akan membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (28/7/2008) bergerak variatif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fluktuasi pasar saham belum reda karena kondisi pasar saham global yang juga masih labil. Meski begitu pasar saham di Jepang pagi ini dibuka menguat 0,54% atau 72,60 poin ke posisi 13.407,36.

Bursa saham Jepang mengikuti kenaikan terbatas di Wall Street yang pada Jumat pekan lalu menguat tipis. Indeks Dow Jones naik 21,41 poin (0,19%) menjadi 11.370,69, Nasdaq naik 30,42 poin (1,33%) menjadi 2.310,53 dan S&P 500 naik 5,22 poin (0,42%) menjadi 1.257,76.

Sementara pada penutupan perdagangan saham Jumat pekan lalu (25/7/2008) IHSG turun 11,710 poin (0,52%) menjadi 2.245,344.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Panin Sekuritas

Sepanjang pekan lalu IHSG bergerak menguat/rebound +4.87% ditutup pada 2.245,34. Penguatan didorong oleh aksi beli saham perbankan ditengah tekanan jual terhadap saham berbasis komoditas. Pergerakan saham pertambangan dan perkebunan pekan lalu memang diwarnai oleh melemahnya harga minyak mentah dunia. Sementara pekan ini kami perkirakan investor akan mulai mengantisipasi keluarnya laporan keuangan semester I. Pasar juga menanti keluarnya data inflasi pada Jumat mendatang. IHSG diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dengan kisaran support-resistance 2.190-2.287.

eTrading Securities


Dow berhasil menutup pekan yang choopy dengan kenaikan 0,19% menjadi 11,371. kuranganya katalis membuat indeks Dow bergerak tidak pasti. Harga Minyak meredah menjadi $123/barrel, dan sektor financial mendominasi Dow diakhir pekan.

Sementara bursa Regional dibuka mix, Nikkei +0,7% dan STI -0,2%. Investor masih cenderung stay side-way karena belum ada kepastian terhadap sektor financial dan harga commoditas.

Pagi ini Indeks diperkirakan akan mengikuti indeks regional dan saham-saham komoditas masih menjadi sentiment negatif harga minyak di tambah dengan sengketa lahan tambang milik BUMI dan Bayan. Saran kita, agar investor memperhatikan laporan keuangan kuartal kedua yang mulai bermunculan. Laba dan angka diatas perkiraan akan menjadi katalis pengangkatan harga saham
perseroan dan perdagangan indeks diperkirakan berkisar 2.275 – 2.200.

(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads