Kenaikan harga CPO menjadi faktor utama melejitnya kinerja dua emiten perkebunan di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu.
AALI
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibatnya laba bersih perseroan ikut terkerek 134% menjadi Rp 1,597 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 682,525 miliar.
Laba usaha juga naik menjadi Rp 2,350 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,006 triliun.
Total aset AALI hingga Juni 2008 mencapai Rp 6,499 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 4,076 triliun.
SGRO
Perusahaan milik kelurga Sampoerna ini mencatat penjualan Rp 1,498 triliun yang naik tajam 176,89% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 541,057 miliar.
Laba bersih yang dibukukan Rp 336,042 miliar melonjak besar hinga 748% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 39,593 miliar.
Laba usaha yang dicatatkan Rp 482,323 miliar naik tajam dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 140,009 miliar.
Namun total aset SGRO hingga Juni 2008 turun menjadi Rp 2,125 triliun yang turun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,590 triliun karena saldo laba yang dicadangkan. (ir/qom)











































