"Kami ada rencana untuk meningkatkan kepemilikan saham publik dan likuiditas saham. Opsi-opsinya sedang kami bicarakan antara lain rights issue atau stock split," ungkap Direktur Utama HITS, Agus Darjanto dalam paparan publik di Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jakarta, Senin (28/7/2008).
Sayangnya, Agus belum bisa memastikan opsi mana yang akan diambil perseroan. Namun menurut kabar yang beredar di bursa dikatakan perseroan kemungkinan akan mengambil opsi rights issue.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar tersebut diperkuat dengan pernyataan Agus yang menyatakan untuk mendanai anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) hingga 2012 sebesar US$ 1,1 miliar. Salah satu opsi pendanaannya melalui rights issue.
"Komposisi pendanaannya kombinasi kas internal, sales credit, obligasi, rights issue dan strategic sales," jelas Agus.
Agus juga belum dapat memberikan angka jumlah saham baru yang akan diterbitkan.
Saat ini komposisi pemegang saham HITS adalah PT Humpuss 61,47%, Humpuss Inc 9,41%, Fordsmith Agents Ltd 5,15%, Lincoln Circle Ltd 5,56%, Astonville Int'l Ltd 5,15%, publik 6,39% dan sisanya 6,87% dimiliki perseroan.
Go Public Anak UsahaHITS juga berencana mencatatkan saham salah satu anak usahanya di lantai bursa sebagai bagian dari strategi perseroan mengembangkan usahanya dimasa mendatang.
"Rencananya ke depan salah satu anak usaha kami akan IPO. Namun masih dalam pembicaraan kami anak usaha mana yang akan IPO. Rencananya pada RUPS tahun depan akan kami ajukan ke pemegang saham," ujar Agus.
Anak usaha HITS adalah PT Humpuss Sea Transport, PT Humpuss Transportasi Kimia dan PT Humpuss Transportasi Curah. (dro/ir)











































