"Pemegang saham menyetujui penambahan capex sebesar US$ 250 juta menjadi US$ 1,25 miliar," ujar Presiden Direktur EXCL, Hasnul Suhaimi, usai RUPSLB di GRHA XL, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (29/7/2008).
Perubahan anggaran capex ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan perseroan tahun ini. Pada awal 2008, anggaran capex perseroan sebesar US$ 650 juta. Dananya untuk membangun 2000 BTS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian pada awal triwulan III ini, EXCL kembali merevisi anggaran capex menjadi sebesar US$ 1,25 miliar. Dananya untuk membangun sekitar 4.000 BTS.
"Jadi pemegang saham melihat hasil kinerja sepanjang semester satu 2008 dan mereka menyetujui penambahan capex untuk ekspansi BTS lebih banyak lagi," ujar Hasnul.
Pada semester satu tahun 2008, EXCL berhasil menambah jumlah pelanggannya menjadi 22,9 juta pelanggan, tumbuh 124% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya 10,2 juta.
"Oleh karena itu, kami memutuskan untuk memperluas lagi jaringan BTS hingga ke pelosok Indonesia," ujar Hasnul.
Sementara mengenai pendanaan capex sebesar US$ 1,25 miliar, komposisinya menggunakan kas internal, pinjaman bank dan opsi penerbitan obligasi.
"Kas internal kira-kira US$ 400-450 juta, pinjaman bank tergantung hasil pencarian nanti. Untuk penerbitan obligasi tergantung kekurangan dana hasil kombinasi kas internal dan pinjaman bank, yang penting kan pemegang saham telah menyetujui penambahan dana capex dari pasar," jelas Hasnul.
(dro/qom)











































