Telkom Kena Dampak Perang Tarif

Telkom Kena Dampak Perang Tarif

- detikFinance
Selasa, 29 Jul 2008 14:08 WIB
Telkom Kena Dampak Perang Tarif
Jakarta - Perang tarif dalam penyedia layanan seluler mau tak mau menggerus pendapatan PT Telkom. Penerimaan BUMN telekomunikasi ini pada semester satu pun hanya bisa tumbuh satu digit.
 
"Kalau satu tahun mudah-mudahan masih bisa dua digit, tapi kalau semester 1 year on year kemungkinan single, karena kompetisi yang keras," ujar CFO PT Telkom Sudiro Asmo.
 
Ia menjelaskannya disela penandatanganan kredit dari sindikasi bank dalam negeri untuk Telkom di Gedung BNI, Jakarta, Selasa (29/7/2008).
 
Hal serupa juga diakui Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah. Namun ia mengaku tetap optimis kontiribusi bisnis selulernya masih bisa diatas 50%.
 
"Kontribusi seluler tetap diatas 50 persen. Anda sendiri kan sudah merasakan turunnya tarif. memang akan tapi akan ada adjustment, tapi nanti balik lagi," katanya.
 
Sudiro menambahkan, meski pendapatan pertumbuhan perusahaan tertekan, namun target pelanggan justru diyakini akan melebihi target.
 
Untuk semester satu saja, Telkom berhasil menggaet 4,6 juta pelanggan seluler dari total pelanggan 52 juta. Dan hingga akhir tahun ia optimis bisa melebihi target 12 juta pelanggan.

(lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads