Indeks Nikkei-225 di Bursa Saham Jepang pada perdagangan Rabu (30/7/2008) mencatat penguatan besar meski data perekonomian dianggap mengecewakan. Indeks Nikkei ditutup naik 208,34 poin (1,58%) ke level 13.367,79.
Saham-saham di Jepang tetap menguat meski ada penurunan yang melebihi ekspektasi dari produksi industri Jepang hingga 25 selama Juni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investor lokal percaya bahwa yang terburuk dari krisis subprime telah usai sehingga mereka kembali untuk mengkoleksi saham lagi," ujar Francis Lun, General Maneger Fulbright Securities seperti dikutip dari AFP.
Indeks S&P/ASX 200 juga naik 89,2 poin ke level 4.936,7. Namun indeks Shanghai Composite turun tipis 13,64 poin ke level 2.836,67.
"Regulator mencoba untuk mengatakan kepada pasar bahwa sekarang adalah waktu yang baik untuk membeli saham, namun hanya sedikit orang yang mau mengikuti instruksi itu," ujar Shi Honglin, analis dari Qinhai Securities.
Sedangkan indeks Taipei naik 0,8%, KOSPI naik 0,7%, Straits Times naik 1,35%, Kuala Lumpur Composite Index naik 9,14%. Lonjakan tajam di Bursa Malaysia ini terdorong oleh lonjakan harga saham Maybank.
"Lonjakan harga saham Maybank dan penguatan Wall Street membantu memberikan sentimen baru untuk membeli namun aksi profit taking menahan laju penguatan lebih lanjut," ujar seorang dealer.
Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada hari ini libur bertransaksi mengikuti libur nasional memperingati Isra' dan Mi'raj.
(qom/qom)











































