Satu hal yang penting lagi adalah pengumuman inflasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Jumat siang ini. Pelaku pasar sudah mencium inflasi bulan Juli akan lebih rendah dari Juni karena dampak kenaikan BBM pada Mei lalu sudah mencapai puncaknya di bulan Juni.
Dua faktor inilah yang akan membuat pergerakan IHSG pada Jumat (1/8/2008) bertahan di teritori hijau. Turunnya harga minyak di New York ke US$ 124,08 per barel akan menjadi berkah bagi saham otomotif dan manufaktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan saham Kamis (31/7/2008) IHSG naik tajam 25,824 poin (1,13%) menjadi 2.304,508.
Sementara saham-saham di bursa Wall Street melemah akibat keluarnya data pertumbuhan ekonomi AS yang dinilai mengecewakan. Pada perdagangan Kamis (31/7/2008), indeks Dow Jones ditutup merosot 205,67 poin (1,78%) ke level 11.378,02. Sementara Nasdaq turun 4,17 poin (0,18%) ke level 2.325,55.
Departemen Perdagangan AS melaporkan perekonomian AS mencatat pertumbuhan 1,9% secara tahunan pada kuartal II-2008. Angka tersebut berarti kenaikan dibandingkan pertumbuhan pada kuartal I-2008 yang direvisi menjadi 0,9%. Namun angka pertumbuhan pada kuartal II-2008 itu meleset dari ekspektasi pasar yang memperkirakan pertumbuhan 2,3%.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
eTrading Securities
Bursa Indonesia kemarin berhasil 'mengejar' ketertinggalannya atas bursa US dan Asia selama libur dua hari lalu. Indeks ditutup kembali menguat signifikan 1,13% di level 2304,5. Penguatan kemarin ditopang oleh kembali rallynya saham-saham komoditas dan banking, dengan dominasi 62% oleh transaksi asing. Naiknya porsi transaksi asing memberi angin segar baru pada bursa Indonesia bahwa likuiditas bursa sudah mulai pulih.
Sementara Bursa US semalam mengakhiri rallynya selama 2 hari berturut-turut, akibat lemahnya data pertumbuhan GDP 2Q yang hanya 1,9%, jauh dari ekspektasi pasar sekitar 2,5%. Sentimen negatif lainnya juga datang dari meningkatnya angka pengangguran US yang mencetak angka tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Indeks Dow Jones turun 1,78% ke level 11.387 dengan diikuti oleh turunnya bursa Asia sekitar 1-1,5% pada pembukaan perdagangan hari ini.
Bursa Indonesia pada perdagangan hari ini diperkirakan akan terpengaruh oleh sentimen negatif bursa US, dan sentimen ini akan dimanfaatkan pelaku pasar untuk melakukan profit taking pada saham-saham yang telah menguat signifikan selama 1 minggu terakhir. Namun, better-than-expected 1H08 results atas beberapa emiten akan menahan laju penurunan indeks. Rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran 2275 - 2305.
(ir/ir)











































