"Kinerja lepas pantai menjadi pendorong pertumbuhan tersebut," kata Direktur Keuangan APEX Agustinus Lomboan dalam siaran persnya, Jumat (1/8/2008).
Pos pendapatan APEX tercatat sebesar US$ 115,9 juta, naik 41,7% dari US$ 81,8 juta. Menurut Agustinus, peningkatan tersebut didorong oleh kinerja segmen lepas pantai yang yang membukukan pendapatan sebesar US$ 80,6 juta atau meningkat 57,4% dari US$ 51,2 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, peningkatan di segmen lepas pantai juga didukung oleh peningkatan aktifitas pemboran dimana pada semester I 2008 yang membukukan peningkatan utilisasi menjadi 91% dari 76% di periode yang sama tahun lalu.
"Utilisasi lepas pantai pada tahun lalu mengalami penurunan karena perawatan (drydocking) rutin yang dilakukan Raniworo," katanya.
Di segmen darat juga menunjukkan kinerja yang cukup kuat dengan membukukan pendapatan US$ 35,3 juta atau meningkat 15,4% dari US$ 30,6 juta. Peningkatan ini didukung kenaikan harga sewa harian sebesar 15%. Â
Namun utilisasi segmen darat pada semester I 2008 menurun menjadi 61% dibandingkan periode sebelumnya 69% yang disebabkan oleh status idle Rig 14 dan Rig 15 untuk beberapa waktu pada semester I-2008 lalu.
Direktur Utama Apexindo Hertriono Kartowisastro mengatakan, sejalan dengan itu profitabilitas perseroan juga meningkat yang ditandai dengan kenaikan EBITDA sebesar 54,4% menjadi US$ 59,6 juta dari US$ 38,6 juta. Hal ini mendorong peningkatan marjin EBITDA menjadi 51,4% di periode ini dibandingkan 47,2% di tahun lalu.
"Neraca Keuangan tetap sehat dimana net gearing bertahan di bawah 1.0x yaitu 0.6x yang didukung oleh tingkat ekuitas dari tingginya," jelas Hertriono.
(dro/qom)











































