Bursa saham Jepang Senin pagi ini dibuka melemah 11,31 poin (0,09%) menjadi 13.083,28 yang mengikuti penurunan bursa saham di Wall Street. Pada penutupan Jumat pekan lalu (1/8/2008) indeks Dow Jones turun 51,70 poin (0,45%) menjadi 11.326,32, Nasdaq turun 14,59 poin (0,63%) menjadi 2.310,96 dan S&P 500 turun 7,07 poin (0,56%) menjadi 1.260,31.
Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (4/8/2008) masih terjebak dalam pola bearish jangka pendek. Laporan keuangan emiten semester I-2008 belum mampu mengangkat IHSG secara terus menerus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Panin Sekuritas
Pekan lalu IHSG bergerak sangat fluktuatif sehubungan tekanan inflasi yang diumumkan Jumat lalu. Laporan kinerja emiten S1-08 ternyata belum mampu mengangkat IHSG. Demikian pula dengan bursa regional yang juga bergerak sangat fluktuatif. Pergerakan harga minyak menjadi acuan bagi pergerakan pasar.
Sementara hari ini kami perkirakan IHSG masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Sektor pertambangan dan perkebunan diperkirakan masih akan bergerak secara fluktuatif. Secara teknikal, anjloknya IHSG mengkonfirmasikan pola candlestick "evening star" yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya bearish untuk jangka pendek. Kisaran support-resistance hari ini pada 2.120-2.283.
eTrading Securities
Bursa Indonesia pada perdagangan akhir pekan lalu, akhirnya terkoreksi cukup dalam, 2,4% setelah selama 1 minggu terakhir mengalami rally. Data inflasi yang jauh di atas ekspektasi pasar, sebesar 1,37% MoM, membuat investor memanfaatkan sentimen negatif ini untuk melakukan profit taking. Meskipun begitu, selama 2 minggu terakhir, trading value di bursa Indonesia terlihat membaik, seiring meningkatnya likuiditas di pasar.
Sementara pada perdagangan akhir pekan lalu, bursa US kembali ditutup terkoreksi, masih terimbas sentimen negatif dari perlambatan ekonomi US, yang terlihat dari pertumbuhan GDP yang lemah serta tingkat pengangguran yang tinggi. Hal ini memaksa The Fed untuk kembali menahan suku bunga di level 2%. Sementara mayoritas bursa Asia masih berada pada teritori negatif seiring minimnya sentimen positif.
Bursa Indonesia pada perdagangan hari ini diperkirakan akan kembali mengalami koreksi seiring pelemahan pada bursa US dan regional. Indeks diperkirakan akan kembali mencoba support kuat di level 2200 dengan penurunan pada sektor komoditas dan banking. Rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran 2.200 - 2.255.Β (ir/ir)











































