Jakarta - Gerak rupiah kian lincah menuju level penguatan baru. Mata uang lokal ini terimbas aksi investor asing yang berburu imbal hasil tinggi (
yield) pada investasi surat utang.
Pada perdagangan valas pukul 07.30 WIB, rupiah ada di level 9.065 per dolar AS dan berada di kisaran 9.063-9.068 per dolar AS.
Posisi rupiah pagi ini menguat jika dibandingkan penutupan perdagangan valas Jumat pekan lalu (1/8/2008) yang ada di level 9.094 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan rupiah awal pekan ini juga karena pelaku pasar mulai mengantisipasi rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 5 Agustus 2008. BI kemungkinan besar akan menaikkan suku bunga dari posisi saat ini 8,75% karena masih tingginya inflasi tahunan di bulan Juli yang dua digit.
Inflasi
year on year bulan Juli sebesar 11,9% yang masih di atas ekspektasi pasar meski lebih rendah dibanding bulan sebelumnya.
(ir/ir)