Saham yang dilepas itu memiliki nilai nominal Rp 100 dan rencananya akan dicatatkan di Bursa Efek indonesia (BEI) pada 18 September 2008.
Dalam prospektus Senin (4/8/2008) perseroan menunjuk BNI Securities sebagai penjamin emisi. Rencananya masa penawaran awal atau book building akan digelar 12-26 Agustus 2008 dan pernyataan efektif diharapkan keluar pada 5 September 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah IPO, komposisi pemegang saham Power Telecom adalah PT Powercom Indonesia 43,04%, PT Power Network 22,18% dan publik 34,78%.
Kinerja perseroan per 31 Maret 2008 mencatat total pendapatan Rp 9,185 miliar, dan rugi bersih Rp 6,397 miliar serta total aset Rp 321,727 miliar. Sedangkan pada tahun 2007 total pendapatan Rp 12,235 miliar, rugi bersih Rp 14,598 miliar dan total aset Rp 284,777 miliar.
Kegiatan usaha perseroan meliputi antara lain layanan internet (ISP) dan internet telepon (VoIP), layanan solusi bisnis (disaster recovery center), pembangunan jaringan serat optik.
(ir/ir)











































