"BEI menyatakan permintaan maaf kepada seluruh pemegang saham, investor dan semua yang terkait dalam pasar modal sehubungan dengan terjadinya penundaan perdagangan akibat gangguan jaringan internal," kata Dirut BEI Erry Firmansyah.
Hal itu diungkapkan Erry dalam jumpa pers khusus yang menerangkan masalah kerusakan mesin BEI pada pagi ini di gedung BEI, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (5/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kerugian pada dasarnya itu tidak ada, karena perdagangan belum dibuka sama sekali hari ini, kalau dari sisi BEI kami tidak memandang itu sebagai kerugian karena kami hanya sebagai fasilitator," ujar Erry.
Akibat terjadinya gangguan ini, menurut Erry, BEI akan mengkaji kembali kemungkinan penerapan sistem disaster recovery center (DRC) yang otomatis hidup ketika sistem internal mati.
"Tapi tentu itu harus di-review dulu karena cost-nya cukup tinggi," jelas Erry.
Mesin perdagangan saham BEI terganggu sejak Selasa pagi pukul 08.05 WIB. Akibatnya, transaksi saham sesi I baru bisa dibuka pukul 10.45 WIB dari seharusnya 09.30 WIB.
(ir/ddn)











































