BEI Belum Bisa Jamin Tak Ada Kerusakan Mesin Lagi

BEI Belum Bisa Jamin Tak Ada Kerusakan Mesin Lagi

- detikFinance
Rabu, 06 Agu 2008 14:02 WIB
BEI Belum Bisa Jamin Tak Ada Kerusakan Mesin Lagi
Jakarta - Otoritas Bursa Efek Indonesia belum bisa menjamin apakah kerusakan jaringan internal yang terjadi Selasa kemarin tidak akan terulang lagi. Namun BEI mengupayakan sistem yang paling handal.

"Yang bisa jamin itu cuma Tuhan, tapi kita akan sebaik mungkin mempersiapkan semua sistem itu dengan baik. Nah itu yang harus dipahami. Kita akan menyiapkan sistem sehandal mungkin. Tapi kan siapa yang bisa menebak cuma Tuhan saja yang bisa jamin," kata Dirut BEI Erry Firmansyah.

Hal itu diungkapkan Erry usai bertemu Bapepam LK untuk menjelaskan masalah gangguan mesin di bursa pada Selasa kemarin (5/8/2008) di gedung Bapepam LK, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (6/8/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Erry dalam laporan ke Bapepam LK itu, direksi BEI melaporkan kronologis peristiwa rusaknya jaringan internal. Seperti harapan semua pihak, Bapepam juga kata Erry berharap tidak ada lagi kerusakan jaringan internal.

"Ya semua orang juga tidak mau mati lagi, bukan hanya Bapepam, saya juga tidak mau mati lagi. Pokoknya kita perbaiki, kita cek semuanya dan sampai tadi malam sudah tidak ada masalah. Hari ini juga kan sudah berjalan dengan baik, tapi kita akan tetap follow up sampai akhir minggu ini seperti apa," jelas Erry.

Erry juga mengatakan sebenarnya BEI sudah punya back up system cuma belum berjalan dengan baik. "Cuma kemarin back up juga ikut terganggu karena masalah jaringan tersebut," katanya.

Perdagangan saham di BEI pada selasa kemarin molor 1 jam 15 menit dari jadwal semula. Namun penundaan perdagangan tersebut tidak menimbulkan kerugian secara fisik, hanya potensi kerugian saja.

Namun Erry mengatakan jika ada pihak yang dirugikan bisa mengajukan bukti otentik. "Kerugiannya dalam bentuk apa, ada buktinya gak, bisa divalue gak, kalau bisa divalue ya silakan, tapi apa bisa dihitung ruginya, jadi silakan kalau tidak puas, silakan saja tapi harus benar hitungannya," ujar Erry. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads