3 Penjamin Emisi Tangani Divestasi Saham Indocel di XL

3 Penjamin Emisi Tangani Divestasi Saham Indocel di XL

- detikFinance
Rabu, 06 Agu 2008 16:24 WIB
3 Penjamin Emisi Tangani Divestasi Saham Indocel di XL
Jakarta - PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL) telah menunjuk 3 penjamin emisi (underwriter) untuk menangani pelepasan sebagian saham Indocel Holding Sdn Bhd pada triwulan IV mendatang.

"Kami telah menunjuk JP Morgan, Meryll Lynch dan Mandiri Sekuritas sebagai
penjamin emisi pelepasan saham Indocel triwulan IV mendatang," ungkap Presiden Direktur EXCL, Hasnul Suhaimi saat dihubungi detikFinance, Rabu (6/8/2008).

Indocel merupakan pemegang saham mayoritas EXCL sebanyak 83,79%. Rencananya pada September 2008, EXCL akan menggelar RUPS Luar Biasa untuk meminta persetujuan pemegang saham mengenai divestasi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencana divestasi sebagian saham Indocel merupakan aksi yang akan dilakukan
perseroan terkait permintaan Bursa Efek Indonesia (BEI) agar EXCL meningkatkan
kepemilikan saham publik.

Saat ini porsi saham publik EXCL hanya sebanyak 16.565.500 saham, setara dengan 0,23% dari seluruh saham dalam Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh yang sebanyak 7,09 miliar saham. Permintaan BEI bertujuan agar saham EXCL lebih likuid di pasar.

Jumlah saham yang akan dilepas oleh Indocel masih belum ditentukan. Namun Hasnul mengatakan Indocel minimal akan melepas 10% sahamnya ke publik. Mekanisme pelepasannya dengan private placement.

"Jumlahnya belum ditentukan. Minimal 10%. Sesuai peraturan, private placement
akan dilakukan pada kurang dari 50 investor baik lokal maupun asing," urai
Hasnul.

Target dana yang akan diperoleh melalui pelepasan saham tersebut juga belum
dapat diungkapkan oleh Hasnul.

"Karena harga eksekusi tergantung pasar setelah RUPSLB September nanti," ujar
Hasnul.

Namun jika mengacu pada harga penutupan perdagangan EXCL kemarin, Selasa
(5/8/2008) sebesar Rp 2.425 per saham, minimal akan meraup dana sebesar Rp 1,719 triliun atau sekitar US$ 186,8 juta.

Sebelumnya, Direktur Keuangan EXCL, Willem Lucas Timmermans mengatakan bahwa target dana hasil pelepasan saham Indocel akan berkisar antara US$ 200-300 juta. Dengan jumlah tersebut artinya pelepasan saham Indocel bisa mencapai 15%.

Mengenai dana hasil pelepasan tersebut, Hasnul mengatakan belum ditentukan
apakah akan seluruhnya diambil alih oleh Indocel atau sebagian akan dikucurkan
ke EXCL.

"Mengenai hal itu masih belum ditentukan. Itu akan sangat tergantung pada
pembicaraan nanti," jelas Hasnul.

Pemegang saham EXCL setelah demerger Telekom Malaysia Berhad (TM) adalah Indocel 83,79%, ETISALAT 15,97% dan publik 0,23%. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads