Temasek Digugat Rp 1 Triliun

Temasek Digugat Rp 1 Triliun

- detikFinance
Rabu, 06 Agu 2008 16:36 WIB
Temasek Digugat Rp 1 Triliun
Jakarta - Perusahaan investasi pemerintah Singapura, Temasek akan digugat Rp 1 triliun oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Marwan Batubara. Marwan menilai Temasek telah melecehkan rakyat Indonesia.

Marwan meradang karena adanya pemberitaan mengenai Temasek di salah satu media nasional di Indonesia.

Dalam harian ekonomi Investor Daily edisi Kamis 19 Juni 2008 tersebut, Kuan Kwee Jee, Senior Vice President Strategic Relations & Corporate Communications Singapore Technologies Telemedia (STT) yang merupakan anak usaha Temasek mengatakan:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Siapa bilang STT tidak melakukan apa-apa, dan hanya menaruh modal, kami melakukan banyak hal. Anda tahu saat kami masuk di Indosat di 2002, perusahaan itu tidak bisa berkembang, tidak punya dana untuk ekspansi. Mau pinjam dana ke bank kredit, ratingnya rendah, jadi sulit. Kami masuk lalu membenahi manajemen memperbaiki struktur keuangan dan melakukan banyak hal. Hasilnya anda lihat sendiri, bagaimana keuangan Indosat tahun 2002 dibanding sekarang bagaimana lonjakan pelanggannya," ujar Kwee Jee seperti dikutip harian itu.

Omongan Kwee Jee yang menyebutkan Indosat tidak bisa berkembang itulah yang membuat Marwan menggugat Temasek.

"Kami menganggap pernyataan Kwee Jee tidak benar, karena bertentangan dengan fakta dan telah mencemari nama baik perusahaan nasional kemudian melecehkan karyawan Indosat, dan melecehkan rakyat Indonesia," ujarnya dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/8/2008).

Marwan ditemani kuasa hukumnya Wirawan Adnan. Gugatan perdata Rp 1 triliun itu akan disampaikan ke pengadilan pada pekan depan jika somasi ketiga yang akan dikirim Marwan tidak segera ditanggapi Temasek.

Sebelumnya Marwan mengaku pernah mengirim somasi sebanyak 2 kali kepada Temasek untuk meminta penjelasan mengenai hal itu, namun Temasek tidak pernah merespons somasi yang dikirim pada 10 Juli dan 25 Juli 2008 itu. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads