Kepastian diliburkannya karyawan diungkapkan Wakil Kepala Divisi Umum PT Gudang Garam Tbk Slamet Boediono.
"Iya benar kami akan liburkan karyawan selama sehari. Langkah itu kami ambil sebagai rasa hormat kami kepada almarhum," kata Slamet (6/8/2008) saat dihubungi detiksurabaya.com.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meski libur, tetap masih ada aktivitas termasuk perawatan. Untuk pengaturan jam libur dan piket, diserahkan ke masing-masing directory," jelas Slamet.
Meski demikian, Slamet juga enggan apabila keputusan meliburkan karyawan ini disebut sebagai hari berkabung bagi PT Gudang Garam Tbk. "Janganlah kalau disebut hari berkabung, cukup hari libur. Kalau berkabung sudah kami rasakan sejak kematian beliau," ujarnya.
Sementara pantauan detiksurabaya.com di rumah duka Jalan Demak No 1, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota, Kediri menunjukkan sehari menjelang pemakaman almarhum, aktivitas persembahyangan mulai tampak berlangsung. Hilir mudik beberapa Biksu Budha mulai tampak, dengan aktivitas persembahyangan berlangsung di dalam rumah duka.
Pantauan lain di lokasi pemakaman almarhum di Pemakaman Cina Klotok, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, aktivitas persiapan 'peristirahatan terakhir' almarhum juga telah diselesaikan.
Dalam pemakaman yang direncanakan dimulai pukul 10.00 WIB tersebut, tepat di atas liang lahat dipersiapkan sebuah katrol ganda yang difungsikan untuk mempermudah proses pemindahan terbelo atau peti mati almarhum.
Diliburkannya aktivitas kerja karyawan PT Gudang Garam Tbk dipastikan akan menimbulkan kerugian yang tak sedikit, baik untuk perusahaan maupun Kota Kediri.
Data yang dimiliki detiksurabaya.com menyebutkan, omzet PT Gudang Garam Tbk yang diperoleh dari hasil penjualan rokok dalam semester pertama tahun 2008 mencapai Rp 15.056 triliun. Sementara kerugian bagi Kota Kediri tentu berasal dari tidak beroperasinya kegiatan ekonomi di sekitar perusahaan, yang dalam satu hari terjadi perputaran uang mencapai Rp 1 miliar.
Sebelumnya, Presiden Komisaris PT Gudang Garam Tbk Rachman Halim meninggal dunia Minggu (27/7/2008) lalu, setelah sebelumnya mendapat perawatan intensif selama satu minggu di RS Mount Elizabeth, Singapura akibat serangan jantung.
(fat/qom)











































